Diduga Perkara Warisan, Pria di Situbondo Bacok Empat Anggota Keluarga

ilustrasi pembacokan
Ilustrasi pembacokan.(Unsplash)

Situbondo, blok-a.com – Seorang pria berinisial MH (65), warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, nekat membacok empat anggota keluarganya dengan senjata tajam jenis celurit, diduga karena perselisihan hak waris tanah.

Akibat insiden tersebut, empat korban mengalami luka bacok. Tiga di antaranya adalah pasangan suami istri dan anak mereka. FP (45) mengalami luka gores di tangan, AS (48) mengalami luka bacok di tangan kanan dan lengan, sementara R (28) mengalami luka bacok di tangan.

Korban lainnya, IS (32), mengalami luka di bagian rusuk sebelah kiri.

Saat ini, tiga korban masih menjalani perawatan intensif di RS Mitra Sehat Situbondo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun blok-a.com, peristiwa bermula ketika Muhasin menantang AS, keponakannya, untuk berduel (carok) sembari membawa celurit yang baru diasah.

Tak terima kakaknya diajak berkelahi, IS mendatangi pelaku. Namun, ia justru terkena sabetan celurit di rusuk kirinya.

Melihat adik iparnya terluka, FP ikut mencoba menghentikan aksi pelaku. Sayangnya, ia juga terkena sabetan di tangan. Pelaku kemudian membacok AS dan R sebelum kabur ke rumah ketua RT setempat.

“Dia (MH) sering ngajak berkelahi sama suami saya, tapi suami saya nggak pernah melayani. Tapi kemarin dia nantang lagi, adik ipar yang kebetulan ada langsung mendatanginya,” ungkap FP saat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panji, Senin (3/2/2025).

FP menduga aksi brutal pelaku dipicu dendam lama terkait perselisihan warisan tanah. MH pernah kalah perkara sengketa tanah dengan kakaknya, yang kemudian menjual tanah tersebut kepada warga Mimbaan.

“Kayaknya dia sakit hati gara-gara sengketa tanah itu, makanya sering ngajak suami berkelahi sambil bawa celurit,” tambah Fina.

Kapolsek Panji AKP Nanang Priyambodo membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku MH setelah ia diantar langsung oleh ketua RT setempat. Polisi juga menyita celurit yang digunakan pelaku.

“Pelaku pembacokan atas nama MH sudah kami amankan. Motif pembacokan masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Nanang.

Saat ini, polisi masih mendalami lebih lanjut kasus ini untuk memastikan motif pelaku yang sebenarnya. (cik/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com