Banyuwangi, blok-a.com – Kecelakaan lalu lintas adu banteng antara dua sepeda motor telah terjadi di Jalan Raya Banyuwangi–Jember, tepat di depan Toko Kaca Mobil, masuk Dusun Curahtangi Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, pada Sabtu (25/07/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Lakalantas yang melibatkan sepeda motor Honda Beat Nopol P-5367-QBS dengan Honda Vario Nopol P-6483-SD ini, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka serius.
Kanit Gakum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian melalui keterangan tertulis menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, motor Honda Beat yang dikendarai MH (48) dan membonceng balita ASR (4) melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di TKP, pengendara hendak berbelok ke kanan dan berhenti di marka jalan tengah.
Pada saat yang bersamaan, lanjut Ipda Pepri, dari arah berlawanan melaju motor Honda Vario yang dikendarai MRS (19) membonceng MAY (26). Motor Vario tersebut dalam posisi mendahului mobil di depannya sehingga mengambil jalur agak ke kanan.
“Karena jarak terlalu dekat dan kedua motor tidak dapat menghindar, tabrakan adu depan pun akhirnya tak bisa dihindari. Akibat benturan keras tersebut, membuat keempat korban terjatuh dan mengalami luka,” ungkapnya kepada blok-a.com, pada malam hari.
Akibat kejadian tersebut, MH, pengendara Honda Beat warga Desa Jalen, Kecamatan Genteng, Banyuwangi memgalami luka benjol di kepala dan lecet di pelipis kanan. Sedang ASR luka di bibir atas dan telinga kanan atas.
Sementara itu, MRS, pengendara Honda Vario asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi luka pada pelipis kiri dan pendarahan di telinga. Korban dalam kondisi tidak sadar. Untuk korban MAY, penumpang Honda Vario yang beralamat dari Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore mengalami luka robek di kepala.
“Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Genteng untuk mendapat perawatan. Namun, MAY tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia di rumah sakit,” imbuh IPDA Pepri.
Saksi yang berada di lokasi kejadian yakni RM (42), warga Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, dan JS (40), warga Desa Setail, Kecamatan Genteng. Pasca kejadian petugas telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.
“Kami mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati saat berbelok dan mendahului kendaraan. Pastikan kondisi jalan aman dan tidak memotong jalur secara tiba-tiba, terutama di ruas jalan nasional yang ramai seperti Banyuwangi–Jember,” pungkas Ipda Pepri. (Kur).










Balas