Kota Malang, blok-a.com – Moch Kholik (34), warga Jalan Muharto V, Kelurahan Kotalama, Kota Malang, kembali diamankan polisi setelah tertangkap basah saat mencoba mencopet di Pasar Takjil Jalan Surabaya, Kecamatan Klojen, Sabtu (1/3/2025) sore. Aksinya yang sempat viral di media sosial berakhir dengan penangkapan oleh warga dan petugas kepolisian.
Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengungkapkan bahwa pencopetan ini berlangsung sekitar pukul 17.30. Korban, seorang pria bernama Rihan, sedang berbelanja takjil ketika merasakan ada seseorang yang meraba tas selempangnya.
“Saat sedang melihat-lihat makanan, korban merasa tas selempangnya diraba seseorang dari belakang. Saat menoleh, ia mendapati seorang pria tengah memegang ponselnya iPhone 7+ berwarna emas,” ujar Yudi.
Mengetahui ponselnya hampir dicuri, korban segera memegang dan memiting pelaku, lalu merebut kembali barang miliknya. Warga yang melihat kejadian itu langsung membantu mengamankan Kholik di area parkir sebelum menyerahkannya kepada polisi.
Petugas Unit Reskrim Polsekta Klojen yang datang ke lokasi segera meminta keterangan dari pelaku. Berdasarkan pengakuannya, Kholik tidak beraksi sendirian.
“Tersangka sempat mengaku bahwa tidak beraksi sendirian. Ia diajak oleh seorang temannya berinisial F, untuk mencopet di Pasar Takjil tersebut,” lanjutnya.
Modus yang digunakan pelaku adalah mengincar pengunjung dengan tas terbuka. Saat melihat korban yang membawa tas selempang dengan ponsel terlihat, Kholik langsung beraksi. Namun, sebelum sempat menyerahkan barang curian kepada rekannya, aksinya diketahui korban.
Saat ini, Kholik telah diamankan di Polsek Klojen untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara rekannya, (F) masih dalam pencarian polisi.
“Tersangka kami jerat dengan Pasal 363 KUHP atau Pasal 362 KUHP tentang pencurian. Tersangka adalah residivis kasus yang sama dan sudah dihukum oleh hakim PN Malang pada 2023 lalu. Kami mengimbau kepada masyarakat, pastikan barang berharga disimpan di tempat yang aman dan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar,” pungkas Yudi. (yog/bob)









