Banyuwangi, blok-a.com – Tim Patroli Perintis Presisi Polresta Banyuwangi menggelar patroli intensif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Rabu hingga Kamis (5-6/2/2025) dini hari. Patroli ini menyasar sejumlah titik rawan di Pendopo, TPU Singonegaran, dan kawasan perkantoran Pemerintah Daerah Banyuwangi.
Saat patroli di sekitar Pendopo, petugas berhasil mengamankan 11 remaja yang diduga hendak melakukan perang sarung. Mereka adalah PA (16), VRP (16), YD (17), MDA (17), NF (16), AK (16), MF (17), MA (16), RAM (15), dan MRS (15).
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menegaskan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polresta Banyuwangi.
“Kami terus meningkatkan patroli untuk memastikan situasi tetap kondusif. Para remaja yang diamankan telah didata dan diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Patroli serupa akan terus dilakukan guna menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Banyuwangi.
“Mari bersama-sama kita jadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kedamaian. Laporkan segera jika melihat potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Banyuwangi Kompol Basori Alwi mengingatkan para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama saat berkumpul pada malam hari.
“Jika menemukan adanya indikasi aksi tawuran atau perang sarung, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat dicegah sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Setelah dilakukan pembinaan, 11 remaja tersebut diberikan pemahaman mengenai bahaya perang sarung dan diminta menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
“Mereka telah menyatakan paham dan berjanji untuk tidak melakukan perang sarung selama Ramadan. Setelah menandatangani surat pernyataan, mereka dipulangkan ke rumah masing-masing,” tutupnya.(kur/lio)









