AAR Minta Seret Semua Pelaku yang Terlibat Kasus Penyelundupan Pupuk Sumenep

Audiensi Aliansi Amanat Rakyat (AAR) ke KejariSumenep, Kamis (22/6/2023).
Audiensi Aliansi Amanat Rakyat (AAR) ke Kejari Sumenep, Kamis (22/6/2023).

Sumenep, blok-a.com – Janji kawal kasus dugaan penyeludupan pupuk yang melibatkan tiga tersangka, Aliansi Amanat Rakyat (AAR) Sumenep menggelar audiensi ke Kejaksaan Negri (Kejari) Sumenep, Kamis (22/6/2023).

Ketua AAR Gufron Burhanudin bersama rekannya saat ditemui oleh Kasi Pidum Kejari Sumenep Hanis Aristya Hendrawan bersama jajarannya di lantai dua Aula MA. Rachman. Mereka mempertanyakan sejauh mana perkembangan kasus penyelundupan pupuk bersubsidi di Kabupaten Sumenep.

“Kedatangan kami hanya ingin mempertanyakan perkembangan kasus penyelundupan pupuk bersubsidi. Juga untuk terdakwa dalam kasus itu harus dikembangkan. Harapannya, semua yang terlibat dalam kasus itu harus diseret ke ranah hukum,” paparnya.

Jadi, lanjut Gufron, terdakwa dalam kasus penyelundupan pupuk itu harus dikembangkan.

Karena mereka menduga banyak dalang dibalik semua itu. Artinya, tidak hanya tiga oknum terdakwa yang bermain dalam penyelundupan pupuk tersebut.

“Harapan saya, terdakwa itu harus dikembangkan. Tidak mungkin hanya tiga oknum. Di balik semua itu, pasti ada penyuplainya. Siapapun yang terlibat dalam kasus ini tidak boleh ada tebang pilih dan harus transparans,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Sumenep Hanis Aristya Hendrawan saat menemui massa AAR mengatakan tidak akan menutup-nutupi kasus tersebut. Pihaknya akan transparans dan bekerja sesuai fungsinya.

“Kami disini tidak akan menutupi. Apapun hasilnya, itu pasti kami tindak lanjuti sesuai porsi kami,” paparnya

Menurutnya, pupuk tersebut didapati dari salah satu kelompok tani di Desa Bluto yang diketuai oleh salah satu terdakwa inisial W. Menyikapi persoalan pengembangan terdakwa maka pihaknya mengaku tidak punya wewenang, karena itu merupakan tindak pidana umum.

“Kalau tindak pidana umum, kewenangannya adalah penyidik atau polisi. Makanya tadi saya jelaskan kewenangan itu ada di penyidik,” tutupnya. (ado)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?