blok-a.com – Film Spider-Man: Across the Spider-Verse sudah tayang di banyak negara sejak Juni lalu dicekal di sejumlah negara Arab seperti Arab Saudi hingga Uni Emirat Arab (UEA).
Selain Saudi dan UEA, Qatar, Kuwait, Oman, hingga Bahrain juga menerapkan larangan penayangan Spider Verse 2.
Film karya Joaquim Dos Santos ini dikabarkan tidak lulus lembaga sensor di negara-negara tersebut karena ada penayangan bendera transgender dalam salah satu scene.
Melansir Variety, Sabtu (17/6/2023), UEA menemukan salah satu scene di kamar Gwen Stacy yang menampilkan poster dengan bendera transgender bertuliskan “Protect Trans Lives” (Lindungi Kehidupan Trans). UEA menilai hal tersebut sebagai simbol LGBT.

Film animasi garapan Sony Pictures ini rencananya akan tayang pada 22 Juni, bertepatan dengan libur perayaan Hari Raya Iduladha.
Spider-Man: Across the Spider-Verse pun sejatinya sudah dipromosikan di bioskop-bioskop negara Arab tersebut dengan tulisan “coming soon”.
Namun, baru-baru ini poster film tersebut sudah tidak muncul lagi di sosial media dan situs bioskop.
UEA diketahui memang mengatur ketat penayangan konten media di dalam negeri.
Beberapa aturan soal sensor yakni setiap konten media tidak boleh menyinggung ajaran Islam, menghormati budaya dan warisan UEA, dan tidak mempublikasikan materi “yang melanggar moral publik atau dapat membingungkan publik.”
Pada awal pekan ini, Dewan Media UEA mengunggah cuitan di Twitter berisikan peringatan soal “tidak akan mengizinkan sirkulasi atau publikasi konten yang bertentangan dengan nilai dan prinsip UEA dan standar konten media yang berlaku di negara tersebut.”
Meski begitu, tidak dijelaskan spesifik apakah pernyataan itu terkait dengan film Spider-Man: Across the Spider-Verse.
Film ini sendiri bukan yang pertama mengalami pencekalan di sana.
Sebelumnya beberapa judul seperti Eternals (2021), Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2022), serta Lightyear (2022) juga mengalami nasib serupa.(lio)










Balas