KOTA BATU – Apakah Anda familiar dengan kegiatan “numismatika”? Di Jawa Timur Park (JTP) 1, ada sebuah galeri khusus yang berisi koleksi uang kuno Indonesia dari tahun 1900-an, yakni di Galeri Numismatik.
Di zona yang ruangannya tak begitu besar ini, Anda bisa melihat beragam jenis mata uang dengan nominal paling kecil hingga besar yang pernah beredar di Indonesia terpajang dengan rapi.
Tiap uang kertas maupun koin tersebut memiliki nilai sejarah yang tinggi, dan kabarnya memilki harga yang cukup mahal juga di kalangan kolektor lho!
Numismatika sendiri adalah sebuah studi atau kegiatan mengumpulkan mata uang, termasuk koin, token, uang kertas, dan benda-benda terkait lainnya.
Koleksi numismatik terdiri dari benda-benda kuno seperti uang kertas, koin kuno dan token yang pernah beredar dan digunakan oleh masyarakat.
Numismatik mempelajari antara lain sejarah mata uang itu sendiri, cara pembuatannya, ciri-cirinya, variasi yang ditemukan, pemalsuannya, sejarah politik terbentuknya mata uang tersebut, dan sebagainya.
Para kolektor uang kuno yang disebut dengan numismatis kini juga makin berkembang sebagai hobi di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Bahkan, hobi ini disebut-sebut sebagai kegiatan yang tidak akan lekang oleh waktu.
Konon, selama sebuah negara masih ada dan masih mencetak uang dengan segala pembaharuannya, maka akan semakin bertambah jenis uang kuno untuk dikoleksi. Perpindahan uang kuno yang terus berputar antar kolektor ini membuat nilai jualnya semakin tinggi.
Para numismatis di Eropa sangat berminat pada uang-uang kuno Indonesia, terutama uang pada zaman kerajaan dan zaman kolonial.
Di pasar Eropa, uang-uang kuno ini harganya bisa melambung sangat tinggi. Dalam sejarahnya, sebelum rupiah dinobatkan sebagai alat tukar resmi di Indonesia, negeri ini memang sudah memiliki beberapa jenis uang yang kaya akan nilai sejarah.










Balas
Lihat komentar