Sorgum Hidroponik sebagai Hijauan Pakan Ternak Alternatif »

BKGN FKG UB Ajak Masyarakat Tak Takut Berobat di Era Pandemi » Prasetya UB
Bkgn Fkg Ub Ajak Masyarakat Tak Takut Berobat Di Era Pandemi » Prasetya Ub

ujian disertasi terbuka daring atas nama Ari Khiyatil Jaliyah, S.Pt.,M.Si

Pakan hijauan merupakan kebutuhan utama bagi ternak ruminansia untuk memaksimalkan produktivitas. Namun ketersediaannya terbatas yang disebabkan oleh faktor kualitas dan kontinyuitas tidak tetap akibat keterbatasan lahan untuk penanaman hijauan.

Sementara itu adanya alih fungsi lahan sebagai sumber penyediaan hijauan juga menjadi salah satu faktor minimnya hijauan pakan. Oleh karenanya perlu pemanfaatan lahan terbatas melalui sistem hidroponik untuk produksi hijauan pakan.

Berdasarkan latar belakang itu staf Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Ari Khiyatil Jaliyah, S.Pt.,M.Si melakukan penelitian berjudul “Evaluasi Produktivitas dan Kualitas Hijauan Sorgum Hidroponik sebagai Pakan Hijauan Alternatif”.

Menurutnya penggunaan sistem hidroponik memungkinkan untuk produksi hijauan pakan secara berkesinambungan. Sebab membutuhkan lebih sedikit ruang dan waktu daripada sistem konvensional sehingga ideal untuk peternak dengan pekarangan atau lahan yang terbatas.

Akan tetapi bahan baku yang digunakan adalah biji yang bisa tumbuh dan berkembang dengan umur panen yang singkat. Biji Sorgum menjadi salah satu alternatif upaya tersebut sebab tanaman serealia ini memiliki sifat yang dapat tumbuh dengan baik di lingkungan tropis dan efisien dalam menghasilkan produk fotosintesis.

“Biji sorgum sangat potensial untuk pakan ternak karena mengandung karbohidrat sekitar 73 gram hingga 100 gram per biji. Tapi dilihat dari sisi kandungan tanin, tanaman ini memiliki kandungan yang cukup tinggi yaitu sekitar 0,40% sampai dengan 3,60%.” kata staff yang menjabat sebagai widyaiswara BBPP

Penelitian dilakukan dalam tiga tahap secara berurutan. Yakni uji perkecambahan tujuh varietas biji sorgum, pengujian produktivitas dan kualitas hijauan sorgum hasil penanaman secara hidroponik, dan evaluasi penggunaan sorgum hidroponik.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian itu adalah hasil uji daya kecambah tujuh varietas sorgum menunjukkan bahwa sorgum varietas Super 2, Super 1, dan Samurai 2 memiliki daya kecambah dan kekuatan tumbuh lebih dari 85% sehingga dapat digunakan untuk produksi hijauan pakan secara hidroponik.

Lalu penggunaan sorgum hidroponik varietas Super 2 hasil penanaman dengan kerapatan biji 600 gram yang dipanen pada umur 10 HST memberikan profil yang terbaik dilihat dari kecernakan bahan kering dan bahan organik yang dilakukan secara in vitro memberikan hasil terbaik dibandingkan dengan perlakuan pakan dengan rumput odot.

Ari merupakan mahasiswa Program Doktor Ilmu Ternak di Pascasarjana Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Melalui penelitian tersebut dia menempuh ujian akhir disertasi terbuka secara daring, Jumat (4/12/2020). (dta)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com