Kota Malang, blok-a.com – Tim sepak takraw putri Kota Malang sukses menyumbang medali emas pada ajang Porprov Jatim IX 2025. Pertandingan final yang digelar di Universitas Islam Malang (Unisma) berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Laga diwarnai aksi adu selebrasi antar tim, namun atmosfer panas pertandingan tidak sampai mengurangi nilai fair play. Hal ini ditegaskan oleh pelatih Kota Malang, Najamudin.
Ia mengungkapkan, pertandingan yang berjalan dengan tensi panas ini sudah biasa di dalam olahraga. Namun, ia mengapresiasi semua pihak terkait yang mendukung pertandingan ini untuk tetap menjunjung tinggi nilai fairplay dan sportivitas.
“Dalam sportivitas saya rasa cukup. Baik wasit, penyelenggara, dan segala-galanya sudah berjalan baik,” ujar Najamudin, usai pertandingan.
Ia bersyukur atas hasil maksimal yang diraih anak asuhnya, meskipun mengakui bahwa persaingan kali ini sangat ketat.
“Semua tim turun dengan persiapan yang sama baiknya. Dalam kemenangan ini, siapa yang beruntung, dia yang juara,” tambahnya.
Salah satu pertandingan paling dramatis terjadi saat melawan Bangkalan di fase penyisihan. Kota Malang sempat tertinggal di set pertama, namun mampu bangkit dan menang di dua set berikutnya. Najamudin sempat khawatir, terutama karena timnya harus kembali menghadapi lawan yang sama di partai final.
Ia mengungkapkan, persiapan tim dimulai sejak Januari 2025 dengan dukungan penuh dari PST Kota Malang. Latihan intensif selama berbulan-bulan menjadi kunci keberhasilan mereka.
Saat ini, masih tersisa tiga nomor pertandingan di cabor takraw yang akan diperebutkan. Najamudin optimistis bisa menambah dua hingga tiga medali lagi.
Keberhasilan tim takraw putri disambut hangat oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, yang turut menyaksikan langsung laga final.
“Alhamdulillah, sepak takraw putri kita mendapat emas. Perjuangannya luar biasa. Tadi malam saya juga nonton, baik putra maupun putri. Tapi memang yang putri ini luar biasa,” kata Wahyu.
Ia juga mengapresiasi peran tim pelatih yang mampu memotivasi para pemain untuk meraih medali emas. “Dan ini bisa ditularkan ke generasi berikutnya,” tandasnya.
Kemenangan ini memperkuat posisi Kota Malang sebagai salah satu kandidat kuat peraih juara umum di Porprov Jatim IX 2025, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri sebagai tuan rumah. (yog/bob)









