Gresik, blok-a.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Gresik terus melakukan pemantauan terhadap hewan kurban, khususnya dari luar daerah.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian Gresik, Viki Mustofa mengatakan bahwa saat ini sudah ada 30 hewan kurban dari luar Gresik yang sudah didaftarkan secara online.
Hewan kurban tersebut dari Madura yang akan dijual di wilayah Gresik.
“Sudah ada 30 hewan kurban dari Madura yang akan dijual di Gresik. Hewan kurban tersebut sudah didaftarkan lewat online,” kata Viki beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, pihaknya menambahkan untuk hewan kurban yang akan dijual di Gresik dipastikan sudah divaksin dan mengantongi surat kesehatan hewan (SKKH) dari dokter hewan.
Namun, apabila di lapangan ditemukan hewan kurban yang dijual belum divaksin, pihak Dispertan akan turun tangan melakukan vaksinasi.
“Jadi tidak ada sanksi, apabila hewan kurban belum divaksin dan akan langsung divaksin dengan gratis. Agar terhindar dari virus atau penyakit mulut dan kuku (PMK) serta memberikan rasa aman kepada pembeli agar tidak khawatir dengan hewan kurban tersebut,” pungkasnya.(ivn/lio)









