Sedikit yang Tahu, Nama Gunung Panderman di Kota Batu Ternyata Diambil dari Pendaki Pertama di Zaman Belanda

Sedikit yang Tahu, Nama Gunung Panderman di Kota Batu Ternyata Diambil dari Pendaki Pertama di Zaman Belanda
Ilustrasi (freepik)

blok-a.comTerungkap sudah asal-usul nama Gunung Panderman di Kota Batu. Ternyata nama Panderman itu diambil dari pendaki pertama dari Belanda di gunung di Kota Batu itu.

Gunung yang berada di Kota Batu ini menjadi favorit orang-orang Belanda pada zaman kolonial di Indonesia.

Nama gunung diambil dari seorang pendaki asal Belanda yang mendaki pertama kali ke gunung ini.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Indonesia memiliki keindahan alam yang mempesona.

Salah satu keindahan alam yang menjadi potensi luar biasa di Indonesia adalah gunung.

Ada banyak gunung yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kota Batu, Jawa Timur ini.

Terdapat gunung yang menjadi favorit orang-orang Belanda pada zaman kolonial.

Dikutip blok-a.com dari video unggahan kanal YouTube Amir Ahmed, gunung ini berada di ketinggian 2000 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Berdasarkan cerita warga sekitar, nama gunung ini diambil dari nama seorang pendaki asal Belanda yaitu Van Der Man sehingga gunung ini dinamakan Gunung Panderman.

Gunung Panderman berada di kawasan Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kota Batu. Gunung ini menjadi salah satu ikon Kota Batu.

Gunung Panderman merupakan jejeran dari Pegunungan Putri Tidur.

Jika dilihat dari kejauhan, jejeran gunung tersebut memang nampak seperti putri yang sedang tidur.

Sedangkan Gunung Panderman adalah bagian kakinya, Gunung Kawi adalah dadanya, dan Gunung Butak adalah kepalanya.

Pada era kolonial Belanda, Pegunungan Putri Tidur di Batu sudah menjadi favorit khususnya orang-orang Belanda.

Bahkan arsitek Belanda bernama Herman Thomas Karsten menjadikan Pegunungan Putri Tidur sebagai latar belakang perumahan dan jalan untuk orang Belanda pada masa itu. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.