Timnas Indonesia – Thailand Bisa Kena Sanksi AFC, Buntut Kericuhan Final SEA Games 2023

Kericuhan di final SEA Games 2023 Indonesia vs Thailand. (AP/Tatan Syuflana)
Kericuhan di final SEA Games 2023 Indonesia vs Thailand. (AP/Tatan Syuflana)

blok-a.com Keributan yang terjadi pada laga Indonesia vs Thailand di final SEA Games 2023 jadi sorotan AFC. Kedua tim berpeluang dijatuhi sanksi atas aksi tak sportif di lapangan.

Laga tersebut berlangsung dramatis dan diwarnai keributan di jelang akhir babak kedua dan pada babak tambahan waktu.

Reuters melaporkan, AFC kecewa dengan kekacauan yang terjadi di final sepak bola SEA Games 2023.

“AFC kecewa dengan kekacauan di final sepak bola SEA Games,” kata juru bicara AFC dilansir dari Reuters.

Baca Juga: Kronologi Kerusuhan di Final SEA Games 2023 Indonesia Vs Thailand

Wasit pun terpaksa mencabut 17 kartu untuk kedua pemain. Bahkan Tim ofisial yang terlibat keributan turut diganjar kartu merah.

“AFC menekankan pentingnya fair play, saling menghormati, dan menjunjung sportivitas, serta tidak akan menolerir semua tindakan kekerasan semacam itu,” tulis AFC.

AFC kemungkinan akan mengeluarkan sanksi dalam dua cara, yakni berupa denda atau dilarang untuk bermain.

“Sementara medali SEA Games tidak bisa dicabut atau dibatalkan, pemain, staf pelatih, dan ofisial yang terlibat bisa didenda. Bahkan bisa dilarang mengikuti kompetisi,” ujar AFC.

Kronologi kerusuhan berawal dari Thailand yang menyamakan kedudukan 2-2 di penghujung laga.

Para ofisial hingga pemain Thailand berlari dan melakukan selebrasi untuk memprovokasi di depan bench pemain Indonesia.

Pemain dan ofisial Indonesia pun lantas saling tinju dengan kubu Thailand. Bahkan wasit memberikan kartu merah kepada Komang Teguh dan Kiper Thailand.

Pada babak tambahan, Timnas Indonesia kembali bersorak usai Irfan Jauhari mencetak gol dan mengubah skor menjadi 3-2.

Momen ini pun dibalas kembali oleh para pemain dan ofisial Indonesia yang berselebrasi menghadapi bench Thailand.

Para pemain cadangan Thailand yang tak terima dan ofisialnya pun merespon dan melanjutkan adu jotos.

Tegar salah satu ofisial Timnas Indonesia yang dipukul ramai-ramai oleh ofisial dan pemain Thailand pun harus mendapatkan pertolongan medis.

Akibat insiden tersebut, Manajer Timnas U-22 Indonesia, Sumardji, menjadi korban.

Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) siap melakukan langkah tegas dengan menjatuhkan hukuman kepada pemain dan ofisial tim buntut keributan lawan Indonesia pada final SEA Games 2023.

“FAT kecewa dan meminta maaf atas adegan buruk yang terjadi tadi malam yang telah merusak sepak bola Thailand. FA Thailand percaya staf pelatih Thailand seharusnya tidak bertindak tidak tepat dan harus tetap tenang di bawah tekanan. Mereka seharusnya bertindak dengan sopan dan mewakili tim nasional Thailand dengan lebih baik,” bunyi pernyataan FAT.

Ofisial Thailand yang melakukan pemukulan sendiri telah meminta maaf secara langsung. Ofisial tersebut meminta maaf sambil menangis dan memeluk Sumardji yang jadi korban padahal saat itu hendak melerai keributan yang terjadi antara pemain dan ofisial kedua tim.

Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia juga mengaku sudah meminta maaf kepada kubu Thailand U-22 soal keributan yang terjadi dalam pertandingan final SEA Games 2023.

“Saya sebagai pelatih meminta maaf, saya sudah meminta semua tetap fokus karena situasi di luar itu akan mengganggu konsentrasi di lapangan,” kata Indra Sjafri.(mg1/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?