Minimnya Dana untuk Pembinaan Atlet Catur Kota Malang, Wawali Janjikan Ini

Audiensi Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin dengan KONI Kota Malang dan Cabor Percasi (dok/istimewa)
Audiensi Wakil Wali Kota, Ali Muthohirin dengan KONI Kota Malang dan Cabor Percasi (dok/istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menunjukkan dukungan terhadap pengembangan atlet catur melalui audiensi dengan pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Malang. Pertemuan yang berlangsung bersama Wakil Wali (Wawali) Kota Malang, Ali Muthohirin, juga dihadiri perwakilan dari KONI Kota Malang.

“Kami telah melakukan koordinasi soal langkah-langkah strategis kami untuk bisa meningkatkan atlet-atlet catur yang ada di Kota Malang,” ujar Ali.

Dalam audiensi tersebut, sejumlah aspirasi disampaikan, termasuk kebutuhan fasilitas dan pendanaan kegiatan. Ali mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang untuk menindaklanjuti hal tersebut.

“Karena ada beberapa agenda yang akan kami koordinasikan dan kami akan fasilitasi, misalnya rakor Porprov besok Minggu, kemudian kejurkot, Piala Wali Kota Malang, dan itu semua,” imbuhnya.

Terkait Kejuaraan Kota (Kejurkot) dan Piala Wali Kota Malang, Ali menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring atlet berbakat dan mempersiapkan mereka ke level lebih tinggi.

“Tadi juga menyampaikan nanti ada atlet Malang yang akan berangkat ke China untuk event internasional,” kata Ali.

“Dan tentu kami sangat akan mendukung untuk atlet Kota Malang bisa juara dan berprestasi di tingkat internasional. Dan itu bagi kami ya tentu kebanggaan tersendiri.” sambungnya.

Sementara, Ketua Umum Percasi Kota Malang, Thatit Budi Sucahyo, menyampaikan tantangan yang sedang dihadapi, khususnya terkait pembiayaan. Ia mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan finansial untuk keikutsertaan dalam ajang Porprov dan turnamen internasional.

“Ini yang pertama memang, saya itu memang pada saat ini loh, ini gak bisa berpikir, dana gak karuan-karuan,” ujar Budi. Ia menjelaskan bahwa beberapa atlet akan bertanding di Mongolia pada 21 April, sementara waktu keberangkatan ke ajang pra-Porprov juga berdekatan.

Budi menyambut baik hasil audiensi yang memberikan kejelasan arah dan harapan baru bagi pembinaan atlet catur di Kota Malang.

“Syukur Alhamdulillah dari pak wakil wali kota ada lampu hijau,” ujarnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com