Warga Mamuju Diserang Buaya Saat Mandi di Sungai, Ditemukan Tewas Dua Hari Setelahnya

images (21)
Ilustrasi. (theconversation)

blok-a.com – Seekor buaya tiba-tiba menyerang warga yang tengah mandi di sungai Benggaulu, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (12/12/2022) sekitar pukul 17.00 WITA.

Korban, Sinar (19), gadis asal Desa Benggaulu, Kecamatan Karossa, hilang terseret buaya hingga ke tengah sungai.

Kasi Humas Polres Mamuju Tengah Iptu Mustamir menuturkan awalnya korban bersama dua sepupu dan tantenya, Hasna (51) mandi di pinggir Sungai Benggaulu. Hasna sempat meminta korban agar tak menyelam ke tengah aliran sungai.

“Ada 4 orang yang mandi. Ada 2 lainnya itu sepupunya (korban) dan sama tantenya. Ini tantenya dia bilang ke korban jangan mandi ke tengah (sungai),” ujar Mustamir, Selasa (13/12).

Namun korban tak mengindahkan permintaan tantenya. Tak berselang lama ia lalu muncul ke permukaan teriak meminta pertolongan. Rupanya datang seekor buaya muara menyerang tanpa ampun.

“Dia menyelam ke tengah. Tidak lama muncul teriak-teriak minta tolong. Kemungkinan karena ini (korban) pendatang jadi tidak tahu ada buaya biasa muncul,” bebernya.

Saat mendengar teriakan tersebut, Hasna bergegas berenang ke arah korban dan melihat ekor buaya berada di dekat korban.

Ia lalu menggenggam dan menarik tangan keponakannya itu. Nahas, tarikan buaya jauh lebih kuat dan menyeret korban ke dalam aliran sungai.

“Dia pegang tangannya (korban) karena dia lihat ada ekor buaya. Cuman lebih kuat ini buaya dan diseret masuk ke dalam sungai,” tuturnya.

Dalam posisi panik, Hasna dan kedua sepupu korban berteriak histeris sambil meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang berdatangan segera mengupayakan pertolongan dan pencarian terhadap Sinar. Namun terkendala pencahayaan dan alat.

Warga sempat menyisir ranting-ranting pohon yang berada di sepanjang pinggiran sungai, namun tak membuahkan hasil.

Di hari kedua pencarian, Rabu (14/12/2022), Sinar ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia,

Kepala Desa Benggaulu Wayan Sunia mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WITA berjarak 8 kilometer dari tempat korban mandi.

Wayan menyebutkan korban ditemukan di kedalaman air sekitar 4 meter dengan posisi tengkurap.

“Muncul bra korban di permukaan, lalu ditarik pakai kayu dengan dibantu katinting (perahu bermotor). Setelah muncul di permukaan baru diangkat dengan perahu Basarnas,” kata Wayan.

Menurutnya, jenazah korban dalam kondisi utuh. Namun terdapat sejumlah luka gigitan buaya di betis, perut, dan pinggang bagian kiri dan kanan.

“Setelah (jenazah) dimandikan, pihak keluarga korban dibawa ke Polman dan sudah berangkat sekitar setengah satu (pukul 12.30) tadi,” ujarnya.(lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com