Bupati Subandi Siapkan Perbup Kuota Sekolah Negeri bagi Anak Para Buruh Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi dalam rapat bersama sejumlah pejabat di ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Rabu (20/8/2025).
Bupati Sidoarjo Subandi dalam rapat bersama sejumlah pejabat di ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo, Rabu (20/8/2025).

Sidoarjo, Blok–a.com – Kabar gembira bagi para buruh di Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo Subandi memastikan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan kebijakan kesejahteraan anak buruh akan segera disusun dalam pekan depan. Perbup ini sekaligus mempertegas kuota 5 persen akses pendidikan sekolah negeri bagi putra putri para buruh di Sidoarjo.

Hal tersebut disampaikan Subandi saat berdialog dengan serikat buruh, di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (24/4/26).

Dalam pertemuan itu, berbagai usulan diserap dan langsung diarahkan pada kebijakan yang berdampak nyata.

“Segera kita rapatkan untuk membentuk Perbup dalam waktu satu minggu ke depan dengan asas manfaat. Khususnya untuk mengangkat kesejahteraan anak-anak buruh. Kita siapkan alokasi sekitar 5 persen yang diprioritaskan bagi anak buruh, baik dari keluarga mampu maupun tidak mampu. Tentunya dengan mekanisme verifikasi yang jelas agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” kata Bupati Subandi.

Dijelaskannya, Pemkab Sidoarjo juga akan menganggarkan kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) setiap tahun, dengan konsep yang lebih inklusif dan membangun kebersamaan.

“May Day tiap tahun kita anggarkan. Kegiatannya bisa dikemas positif. Seperti jalan sehat atau kegiatan yang melibatkan buruh dan masyarakat,” jelasnya.

Sedang di sektor peningkatan kualitas tenaga kerja, Subandi juga memastikan adanya program pelatihan SDM yang terjadwal secara rutin.

“Terkait SDM atau pelatihan, akan kita anggarkan minimal dua kali dalam setahun, agar buruh punya peningkatan keterampilan,” jelasnya.

Namun tak hanya itu, dukungan terhadap pelaku UMKM juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah akan mendorong identitas lokal Sidoarjo lebih diangkat melalui penggunaan produk lokal.

“UMKM topi di Sidoarjo harus kita dorong. Kita gunakan produk lokal, termasuk pemakaian topi khas Sidoarjo. Saya berharap langkah ini menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan serikat buruh. Tujuannya untuk mendorong kesejahteraan pekerja serta pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif di Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya. (fah/ova)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com