Sejumlah Spanduk dan Poster Minta Keadilan Tragedi Kanjuruhan Terpasang di Kota Malang

Tragedi Kelam Kanjuruhan
Syal Arema bergelantungan dan spanduk bertuliskan 'Polisi Usut Tuntas Pembumuh' di Kayutangan Heritage Kota Malang, Senin (3/10/2022) (blok-A/Syams Shobahizzaman)

Kota Malang, blok-A.com – Paska tragedi Kanjuruhan Sabtu (1/10/2022), sejumlah spanduk dan poster serta syal Arema terpampang di sejumlah sudut kota.

blok-A.com pun berhasil memotret sejumlah spanduk itu yang rata-rata meminta polisi mengusut tuntas tragedi mematikan itu.

Spanduk tersebut terpasang di salah satu jalan Kota Malang. Dalam spanduk itu tertulis, Sepakbola adalah pemersatu bangsa, namun kenapa harus ada korhan jiwa.

Foto di atas berhasil dipotret oleh juru foto blok-A.com. Spanduk itu terpasang di atas jembatan Soekarno-Hatta Kota Malang. Tulisan spanduk itu adalah tidak ada keadilan tidak ada damai.

Poster itu tertempel di barier kawasan Kayutangan Heritage. Dalam poster itu tertulis kebutralan polisi bukan sebuah kejadian tapi sebuah tindak kriminal.

Foto di atas terletak di Jalan MT Haryono. Dalam tulisan spanduk yang terpasang itu menuntut usut tuntas tragedi 1 Oktober 2022 dan tagar Arek Malang.

Poster tertempel di tembok sekitar Kayutangan Heritage. Dalam poster itu tertulis bahwa 100 lebih nyawa melayang bukan hanya sekadar angka, korban yang meninggal itu adalah manusia dan punya nama lengkap dengan pita hitam.

Poster itu terpasang di salah satu sudut Kota Malang. Dalam tulisannya tertulis bentuk protes terhadap polisi. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com