Saat Kambing-kambing Warga Jadi Korban Ganasnya Erupsi Semeru

kambing semeru
Warga mengevakuasi ternak dari desanya menyusul erupsi Gunung Semeru di desa Kajar Kuning, Lumajang, Jawa Timur, Senin, 5 Desember 2022. (AP/Imanuel Yoga)

blok-a.com – Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang menyisir kandang-kandang ternak di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan yang paling parah terdampak erupsi Semeru. Didapati sebanyak 35 ekor kambing mati terkubur abu vulkanik terseret arus erupsi.

Kambing-kambing yang mati ini ditemukan di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan. Sedangkan yang masih selamat, segera dievakuasi ke Kandang ternak bersama di Desa Sumberwuluh, Candipuro.

“Dari pendataan ada 35 ternak kambing yang mati di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan matinya tertimbun material,” kata Endra Novianto, petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Lumajang, Kamis (8/12/2022).

“Pemilk tidak sempat menyelamatkan ternaknya upaya kita mengevakuasi ternak yang hidup di kandang sementara. Ternak yang mati kita kubur atau dibakar sesuai keadaan,” imbuh Endra.

Warga pun mengaku pasrah ternaknya jadi korban keganasan erupsi Semeru.

Mukhtar, salah satu peternak mengaku kehilangan 12 ekor kambing saat erupsi terjadi.

“Totalnya 14 (ekor kambing miliknya) setelah erupsi 12 terbawa arus lava dan mati yang 2 selamat. Ya gimana lagi faktor alam ya harus diterima waktu erupsi gak nyangka lewat sini jadi gak sempat diselamatkan,” tutur Mukhtar.(lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com