Mojokerto, blok-a.com – Bencana tanah longsor terjadi di Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (3/4/2025) sekira pukul 11.27 WIB. Peristiwa ini menyebabkan akses jalan di jalur Pacet-Cangar yang merupakan penghubung Kabupaten Mojokerto-Kota Batu tertutup total.
Berdasarkan video yang diunggah di akun Instagram @updatemojokerto, detik-detik kejadian ini sempat terekam oleh kamera dasbor salah satu kendaraan.
Dalam video tersebut, terlihat hujan deras mengguyur kawasan itu sebelum tanah di tebing sisi kanan jalan tiba-tiba runtuh, menutup badan jalan sepenuhnya. Beberapa kendaraan yang tengah melintas pun tersapu material longsor.
Petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Gatot Soebroto, mengonfirmasi bahwa dua kendaraan roda empat terdampak insiden ini.
“Longsor ini menghambat arus lalu lintas dengan dua kendaraan terdampak. Hingga saat ini, pendataan mengenai korban masih berlangsung,” ujar Gatot kepada awak media.
BPBD Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Mojokerto bersama perangkat daerah setempat saat ini tengah melakukan asesmen dan pencarian terhadap pengendara yang terdampak. Pihaknya juga menyegerakan pembersihan material longsor agar akses jalan dapat segera dibuka kembali.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan berjalan dengan baik,” tambah Gatot.
Sementara itu, BPBD Kota Batu mengerahkan 15 personel untuk membantu penanganan longsor di jalur Pacet-Cangar.
“Kami mengerahkan 15 personel untuk membantu penanganan longsor di jalur tersebut,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Dodik Faturrachman.
Dodik menjelaskan bahwa titik longsor berada di wilayah Kabupaten Mojokerto, sehingga penanganan utama berada di bawah BPBD setempat. Ia juga menyebut bahwa alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur telah diberangkatkan ke lokasi.
Menurutnya, longsor ini dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan tanah menjadi gembur dan terkikis air.
“Kemungkinan besar, tanah di wilayah atas sudah jenuh akibat hujan terus-menerus, sehingga akhirnya terjadi longsor,” kata Dodik, dilansir Antara.
Hingga kini, petugas masih melakukan pembersihan material longsor dan memastikan jalur dapat kembali dilalui dengan aman. Belum dipastikan jumlah korban dalam bencana longsor Pacet-Cangar tersebut.(lio)









