Hati-hati Modus Gendam atau Hipnotis Baru di Kota Malang, Korban Tak Sadar Diambil Data Pribadinya

Tangkapan layar akun X @infomalang

Kota Malang, blok-acom – Beredar sebuah laporan tentang kasus hipnotis yang menimpa seorang wisatawan di Perumahan Bukit Dieng 2, Malang. Korban yang berasal dari luar kota menjadi korban hiptonis setelah membantu seseorang yang meminta bantuan karena mengaku jatuh dari motor.

“Gaissss, harap hati-hati ya! Kalau bisa jangan keluar-keluar sendiri, kalaupun sendiri benar-benar waspada! Temanku tadi sore habis kena begal (hipnotis) di daerah Perumahan Bukit Dieng 2 dengan modus minta bantuan karena jatuh dari motor, dari situ temanku sudah ga sadar apa-apa,” tulis pelapor yang kemudian diunggah laporannya di akun X @infomalang.

Korban tanpa sadar diambil data-data pribadinya, lalu pelaku menyuruh agar korban untuk mentransfer sejumlah uang ke beberapa rekening yang berbeda. Jika korban tidak menuruti ancaman pelaku, ia mengancam akan menyebarkan data-data pribadi korban ke berbagai tempat.

Pelaku disebut menggunakan nomor yang berbeda-beda dalam melakukan ancaman tersebut, antara lain +62-858-7521-7204 dan +62-895-2032-7828. Sebagaimana laporan yang diunggah di akun @infomalang, pelaku mengancam korban bahkan jika korban mematikan data seluler.

“Jangan matikan data seluler pak. Bila anda lepas tangan sebelum anda lakukan biaya komisi ini, akan saya share dan akan saya konfirmasi viral masalah anda ini pak,” tulis pelaku dalam pesan yang dikirimkan melalui nomor +62-858-7521-7204 ke handphone korban.

Menurut pelapor, nomor-nomor tersebut tidak terdeteksi dalam aplikasi pendeteksi nomor, sehingga mereka kesulitan mengetahui identitas pelaku. Pelapor juga sempat mencari keberadaan pelaku dengan sebuah aplikasi, namun tidak dapat menemukan lokasi pastinya.

“Ini barusan temanku ngecek pakai Tracky, kalau ga salah daerah Dieng atau Tidar, ga sih?” tulisnya. Menanggapi unggahan tersebut, akun X @AsamAminoCo menyebut bahwa kemungkinan pelaku berada di sekitar daerah Gading Pesantran, dekat dengan SD Gading Kasri.

Pelapor menyebut bahwa ia sudah beberapa kali mendengar kabar modus gendam atau hipnotis semacam ini di sekitar Kota Malang. “Setahuku sudah banyak kasus kaya gini dan banyak mahasiswa yang jadi korban. Cuma ya gimana tindak lanjutnya, bingung juga kalau mau melapor,” tulis pelapor. (mg3/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.