Doa Teman Dua Bocah SD Hanyut di Sungai Brantas Bumiayu Malang

Foto dua bocah SD yang hanyut terseret arus deras Sungai Brantas Bumiayu Kota Malang (blok-a/Agus Demit)
Foto dua bocah SD yang hanyut terseret arus deras Sungai Brantas Bumiayu Kota Malang (blok-a/Agus Demit)

Kota Malang, blok-a.comPeristiwa bocah 2 SD yang hanyut di Sungai Brantas Bumiayu Kota Malang menyisahkan kerisauan.

Kerisauan itu datang dari teman kedua korban yang hanyut bernama Ragat.

Sekadar diketahui, dua bocah yang hanyut adalah Risky Putra Wijayanto (10) dan Rifki Satriyo Wibowo (11).

Ragat waktu itu bersama dua korban dan lima teman-nya berenang bersama di sungai itu. Biasanya memang Ragat dan teman-temannya itu selalu bermain bersama. Mereka adalah teman dekat.

Hingga Ragat melihat dua sahabatnya itu hanyut membuatnya risau.

Ragat pun sampai berdoa setelah Ashar agar dua sahabat-nya yang hanyut itu ditemukan.

Hal itu diungkapkan ibunda Ragat bernama Siti Junaidah (47).

“Ya Allah semoga dua teman saya yang hanyut di sungai bisa tenang,” kata Siti Junaidah mendengar doa anaknya selesai salat ashar ke Blok-a.com, Selasa (20/6/2023).

Dengar anaknya berdoa itu, Siti langsung menanyakan ke anaknya. Waktu itu, kabar dua anak SD hanyut di Sungai Brantas Bumiayu Kota Malang belum tersiar.

“Awalnya saya tanya kemana dua teman kamu. Kok pulang sekolah sampai sore ini nggak pulang-pulang. Dia bilang paling bermain ke tempat lain dan terus diam enggak bicara lagi,” ujarnya.

Janjian Bermain di Sungai

Jubaidah menjelaskan, Ragat dan dua korban serta teman-temannya sudah janjian untuk ke sungai sejak Minggu (18/6/2023) malam.

“Yang awal ngajak ke sungai menurut anak saya itu Rifki. Dia bersama orang tuanya baru ngontrak di sini 1 tahun pindahan dari Jodipan,” tuturnya.

Pada Senin (19/6/2023) sekitar pukul 10.00 kemarin, anaknya dan dua anak SD itu berenang di Sungai Brantas Bumiayu Kota Malang.

Ketika berenang arus Sungai Brantas tiba-tiba deras. Enam bocah itu terseret. Ragat dan tiga rekannya selamat dan dua bocah SD lainnya terseret hanyut arus deras Sungai Brantas Bumiayu Kota Malang.

“Namun arus Sungai Brantas yang deras ditambah adanya pusatan air membut tubuh kedua korban hanyut dan terseret dengan cepat. Mereka pun tidak bisa menolong keduanya,” tuturnya. (mg1/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com