Blitar, blok-a.com – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) mengerahkan 35 personel gabungan dalam upaya pencarian M Dava Nur Ilham Mahsuf, remaja yang hilang setelah terseret arus saat berenang di Sungai Brantas pada Selasa sore (27/5/2025).
Pencarian ini dimulai pada Rabu pagi (28/5/2025) dan difokuskan di tempat Dava hilang, serta sepanjang aliran sungai yang berpotensi berbahaya sejauh 1 hingga 3 kilometer.
Koordinator Unit Siaga SAR Malang, Yoni Fariza menjelaskan, bahwa tim telah dilengkapi dengan 2 buah perahu karet dan peralatan penyelamatan lainnya.
“Kami tidak hanya mengandalkan pencarian di permukaan, tetapi juga melakukan penyisiran di area yang sulit dijangkau. Dengan jumlah 35 personel, kami berharap dapat mempercepat proses pencarian,” jelas Yoni Fariza.
Tim Basarnas membagi tugas menjadi beberapa kelompok untuk memastikan area yang luas dapat dijangkau dengan efektif.
“Kami berusaha melakukan pencarian secara menyeluruh dan cepat. Setiap detik sangat berharga dalam situasi seperti ini,” tambahnya.
Yoni juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas di dekat sungai saat kondisi arus sedang tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di dekat sungai jika tidak diperlukan. Keselamatan adalah prioritas. Kami berharap masyarakat dapat selalu berhati-hati,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Basarnas terus berupaya mencari Dava dengan harapan dapat menemukan remaja tersebut dalam keadaan selamat.
“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin. Doakan agar kami segera mendapatkan hasil yang positif,” pungkas Yoni. (jar/lio)









