Gresik, blok-a.com – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 PT Petrokimia Gresik dilaksanakan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya santunan kepada 529 abang becak yang digelar di GOR Tridharma Kabupaten Gresik, Rabu (29/7/2026).
Dalam kegiatan bantuan itu para penarik becak menerima berupa uang tunai, paket bingkisan, serta suvenir. Program tersebut menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap para pekerja sektor informal yang selama ini turut menggerakkan aktivitas masyarakat.
Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik, Muhammad Ikhwan Fahrurrazi mengatakan, kegiatan berbagi dengan abang becak telah menjadi tradisi perusahaan setiap peringatan hari ulang tahun.
Menurutnya, para abang becak merupakan sosok pekerja keras yang setiap hari berjuang mencari nafkah secara halal demi menghidupi keluarga.
“Kami memandang setiap kayuhan becak yang dilakukan bapak-bapak untuk mencari rezeki adalah sebuah keberkahan. Sebagai kepala keluarga, bapak-bapak layak mendapatkan perhatian. Karena itu kami ingin berbagi kebahagiaan di momen ulang tahun perusahaan ini,” ujarnya.
Kebahagiaan tampak terpancar dari wajah Pujo, salah seorang abang becak yang biasa mangkal di kawasan Jalan Raden Santri, Kota Gresik. Ia mengaku bantuan yang diterimanya sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah dapat uang Rp200 ribu dan handuk. Bantuan ini sangat berarti bagi saya,” tuturnya.
Ungkapan syukur juga disampaikan Jalali (62), penarik becak yang telah menjalani profesi tersebut sejak dekade 1970-an. Pria yang sehari-hari mangkal di sekitar Pasar Baru Gresik itu mengaku pendapatannya kini tidak lagi sebesar dulu karena harus bersaing dengan berbagai moda transportasi modern.
Menurutnya, memperoleh penghasilan sekitar Rp50 ribu dalam sehari saja sudah menjadi rezeki yang patut disyukuri. Oleh karena itu, santunan dari Petrokimia Gresik menjadi tambahan yang sangat berarti bagi kebutuhan keluarganya.
“Terima kasih Petrokimia Gresik,” ucapnya singkat.
Bagi Jalali maupun ratusan abang becak lainnya, bantuan tersebut bukan hanya soal nilai materi. Perhatian yang diberikan perusahaan di tengah semakin beratnya persaingan transportasi menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus bertahan mengayuh becak dan mencari nafkah secara halal bagi keluarga.(Ivn)










Balas