Oshika Maba 2025 Ditutup, Maba Unisma Dimodali Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

Wakil Rektor III Unisma, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd saat menutup Oshika Unisma 2025 (dok. Unisma)
Wakil Rektor III Unisma, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd saat menutup Oshika Unisma 2025 (dok. Unisma)

Kota Malang, blok-a.com – Universitas Islam Malang (Unisma) resmi menutup rangkaian Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2025, Rabu (24/9/2025).

Wakil Rektor III Unisma, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd mewakili Rektor, menegaskan mahasiswa baru harus memposisikan diri sebagai agen perubahan dan penggerak transformasi bangsa.“Kehadiran kalian bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk masyarakat, bangsa, dan umat,” ujarnya.

Oshika Maba 2025 diikuti 5.961 mahasiswa baru, termasuk 90 mahasiswa asing. Rinciannya, 2.124 mahasiswa program sarjana, 3.837 profesi, 147 pascasarjana, dan 156 mahasiswa program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang akan menjalani orientasi pada 4 Oktober mendatang.

“Angka ini menunjukkan bahwa Unisma terus menjadi magnet pendidikan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” jelas Yunus.

Dalam pidatonya, Yunus juga menyinggung pola pikir mahasiswa. Ia mengutip Eleanor Roosevelt yang membagi manusia menjadi tiga tingkatan: great mind membicarakan ide, average mind membicarakan peristiwa, dan small mind membicarakan orang lain.

“Jika pikiran kecil yang mendominasi, hidup kita akan habis pada gosip dan perseteruan. Tetapi jika berpikir besar yang dilatih, mahasiswa akan lahir sebagai pemimpin dengan ide segar dan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi transformasi sosial dan ekonomi bangsa. Unisma disebut siap mencetak generasi emas menuju Indonesia 2045.

“Mahasiswa harus optimis, berpikir besar, menjaga spiritualitas, dan membawa energi positif. Jadilah kebanggaan keluarga, bangsa, dan negara,” tambah Yunus.

Selain itu, mahasiswa juga didorong aktif mengembangkan diri di organisasi, kewirausahaan, teknologi, olahraga, seni, hingga pengabdian masyarakat.

“Jadikan kampus ini ladang keberkahan dan kebanggaan bagi orang tua kalian masing-masing,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Oshika Maba 2025, ribuan mahasiswa baru Unisma kini resmi memasuki babak baru sebagai bagian dari keluarga besar universitas Islam unggulan tersebut.

 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com