Kabupaten Malang, blok-a.com – Kabupaten Malang dipastikan masuk daftar 108 daerah prioritas Kementerian Sosial (Kemensos) untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen. Lokasi sekolah tersebut berada di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, dengan target menampung hingga 1.000 siswa penerima manfaat.
“Kaitannya dengan SR yang akan dibangun di Kabupaten Malang, itu tetap sesuai usulannya Pak Bupati, yakni di Srigonco, Kecamatan Bantur,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki, Jumat (26/9/2025).
Pantja merinci, SR tersebut akan memiliki 36 rombongan belajar (rombel) dengan pembagian 18 rombel untuk jenjang SD, 9 rombel untuk SMP, dan 9 rombel untuk SMA. “Nantinya di situ ditarget akan merekrut 1.000 siswa,” jelasnya.
Ia menyebut, Detail Engineering Design (DED) dan data pendukung pembangunan sudah rampung. Saat ini, pembangunan masih menunggu proses lelang yang dilakukan pemerintah pusat. “Kami hanya menyediakan lahan dan menerima bangunannya saja nanti. Jadi Pemkab Malang hanya support itu,” tegasnya.
Adapun lahan yang disiapkan seluas 5,7 hektare dari total 9 hektare aset Pemkab Malang di lokasi tersebut. Luasan itu dipilih setelah kajian topografi, sondir, dan investigasi tanah.
Pantja menambahkan, Kabupaten Malang sudah ditetapkan dalam daftar prioritas pembangunan sekolah gratis bagi anak tidak mampu itu oleh Kemensos. “Kalau nggak salah Kabupaten Malang nomor 45 dari 108 daerah yang ditetapkan,” katanya.
Selain proyek di Srigonco, saat ini juga terdapat program rintisan Sekolah Rakyat di Malang Raya, meliputi SR 1A, 1B, dan 1C. Untuk Kabupaten Malang, tercatat 18 siswa SMA mengikuti SR 1A di SRMA 22 Kota Malang, serta 78 siswa ditempatkan di SRMP 14 Kota Batu. Sementara rintisan SR 1C direncanakan di Kecamatan Singosari dengan kuota 100 siswa.
“Penetapan siswa dalam program ini dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui SK Gubernur, bukan Bupati,” terang Pantja. (yog)










Balas
Lihat komentar