Komisi III DPRD Kota Blitar Sidak 5 Titik Pembangunan Strategis

Komisi III DPRD Kota Blitar melakukan sidak ke lokasi proyek strategis Kota Blitar. (blok-a.com/Fajar)
Komisi III DPRD Kota Blitar melakukan sidak ke lokasi proyek strategis Kota Blitar. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Komisi III DPRD Kota Blitar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke 5 lokasi proyek pembangunan strategis Kota Blitar, Rabu (30/10/2024).

Kelima lokasi pembangunan proyek strategi tersebut, antara lain:

  1. Proyek pembangunan Out Bond Gedog tahap 1, di Kelurahan Gedog Kecamatan Sananwetan, dengan nilai kontrak Rp1.860 miliar, dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar.
  2. Proyek pembangunan gedung Kantor Kelurahan Bendogerit dengan nilai kontrak Rp3.259 miliar dari Dinas PUPR Kota Blitar.
  3. Proyek pembangunan Aloon-aloon tahab 2 dengan nilai kontrak Rp1.448 miliar dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar.
  4. Rehabilitasi bangunan pelengkap jalan di Jalan Mastrip dengan nilai Rp1.031 miliar dari Dinas PUPR Kota Blitar.
  5. Proyek pembangunan gedung Kantor Kelurahan Blitar dengan nilai kontrak Rp3. 197 miliar dari Dinas PUPR Kota Blitar.

Selain seluruh anggota Komisi III DPRD, hadir dalam sidak tersebut, Inpektorat Kota Blitar, Bapeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan konsultan pengawas juga pelaksana proyek.

Ketua Komisi III DPRR Kota Blitar, Yudi Meira mengatakan, progres pekerjaan sudah sesuai dengan jadwal pelaksaanaan, dan tidak ditemukan adanya pelanggaran speksifikasi pekerjaan.

“Setelah tadi kami cek di lapangan, semuanya sudah sesuai jadwal, dan sesuai spek. Progresnya ada kenaikan 1 persen dari jadwal,” kata Yudi Meira.

Mengingat sebentar lagi musim penghujan, pihaknya meminta pekerjaan pengecoran jembatan diproses terlebih dahulu.

“Untuk pekerjaan jembatan agar diselesaikan dulu, mengingat sebentar lagi musim penghujan, dan disitu juga ada sungai. Jadi harus dikebut dulu,” imbuhnya.

Yudi Meira berharap, karena ini merupakan proyek strategis Kota Blitar, maka sebelum tanggal 20 Desember 2024 mendatang harus tuntas sepenuhnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar Jajuk Indihartati menandaskan, ada 2 proyek strategis di bawah kewenangan DLH. Yaitu pembangunan Eko Park Joko Pangkon di Kelurahan Gedog dan pembangunan Aloon-aloon tahap 2.

“Keduanya sudah sesuai target. Saat ini untuk Aloon-aloon sudah mencapai sekitar13 persen, dan Joko Pangkon sudah sekitar 15 persen,” tandasnya. (jar/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com