Dewan Sarankan Parkir di Kayutangan Dilengkapi Papan Rambu

heritage parkir
Situasi kawasan Kayutangan Heritag saat malam hari. (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-a.com – Penataan parkir di Kawasan Kayutangan Heritage ternyata juga mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang. Apalagi, perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tinggal hitungan hari.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi menyampaikan bahwa kawasan Kayutangan sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Malang. Berdasarkan hal itu, suatu keharusan bahwasanya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang harus memberi pelayanan seperti papan informasi ataupun rambu lalu lintas.

“Saat penataan parkir di kawasan tersebut harus ada rambu atau papan informasi dan ada petugas yang menjaga pelaksanaannya,” kata Dito.

Sebagai informasi, penataan parkir di Kayutangan akan mulai menggunakan skema baru. Dimana parkir hanya diperbolehkan satu sisi. Yakni di sisi barat ruas Jalan Basuki Rahmat. Sedangkan sisi lainnya harus steril dari kendaraan parkir.

Dito menambahkan, memang diperlukan petugas di awal-awal penerapan skema tersebut. Untuk itu, pihaknya berencana untuk meninjau kesiapan parkir di kawasan Kayutangan Heritage.

“Dari Komisi C, rencananya Senin besok (Hari Ini) kami akan turun ke lapangan melihat kesiapan dan kondisi lahan parkir yang rencananya mau dipakai sebagai tempat parkir,” terang Dito.

Dito juga mengapresiasi dengan adanya dua kantong parkir baru di sekitar kawasan Kayutangan Heritage. Yakni di Jalan Majapahit (lahan eks DLH) dan eks Bank Mandiri seberang gedung Telkom Malang.

Mengingat lokasinya yang tak terlalu jauh dari kawasan Kayutangan, dinilai menjadi langkah penting dalam rangka uji coba penataan parkir yang baru di kawasan tersebut. Apalagi, selama uji coba nanti, parkir akan digratiskan.

Menurutnya, skema seperti itu juga telah diterapkan di banyak kota modern. Dimana area parkir memang ditempatkan di titik menuju kawasan atau ruang publik.

“Di kota kota modern pun seperti itu. Sentral parkirnya, memang di titik arah publik berada. Masyarkat pun kami minta mau untuk membudayakan berjalan kaki, disamping nantinya kami terus berupaya kedepan di Kota Malang ini transportasi publiknya juga akan tersedia,” tutupnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com