Tingkatkan Literasi Baca, Pemkot Malang Luncurkan 12 Titik Baca Digital

Wali Kota Malang, Sutiaji Resmikan ‘Titik Baca’ pada Kamis 10 November 2022 (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Wali Kota Malang, Sutiaji Resmikan ‘Titik Baca’ pada Kamis 10 November 2022 (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, Blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang permudah masyarakat untuk mengakses layanan perpustakaan dengan luncurkan 12 ‘Titik Baca’ digital di Kota Malang, Kamis (10/11/2022).

Pemkot melalui Dinas Perpustakaan Umum dan Kearsipan Daerah (Disarpus) Kota Malang terus mengupayakan pelayanan publik dengan mempermudah masyarakat mengakses perpustakaan digital di Kota Malang.

Kepala Dinas Disarpus Kota Malang, Yayuk Hermiati mengungkapkan di tahun 2019 Pemkot telah meluncurkan ‘Malang Cilin’ untuk perpustakaan digital, namun ‘Titik Baca’ ini berbeda dari sebelumnya.

“Produk atau program layanan perpustakaan yang terbaru, yakni perpustakaan digital. Memang di 2019 sudah ada ‘Malang Cilin’ tapi harus daftar dulu dan sebagainya,” ungkapnya.

Menurut penjelasannya, kelebihan dari ‘Titik Baca’ ini masyarakat bisa mengaksesnya meskipun tidak terdaftar sebagai anggota perpustakaan, hanya dengan menggunakan QR Code yang tertera dalam alat yang telah disediakan.

Kepala Dinas Disarpus Kota Malang, Yayuk Hermiati (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)
Kepala Dinas Disarpus Kota Malang, Yayuk Hermiati (Blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

“Yang penting membawa handphone, scan barcode, dan sudah bisa membaca buku di tempat dengan ketentuan maksimal radius 100 meter,” jelasnya.

Untuk sementara ‘Titik Baca’ hanya dapat di Taman Tugu Kota Malang. Disarpus Kota Malang akan memperluas ‘Titik Baca’ sebanyak 12 titik yang tersebar di berbagai penjuru daerah pada tahun 2023 mendatang.

“Jadi di Tugu yang nanti akan ditempatkan di taman Tugu, kemudian di Alun-alun Merdeka. Jadi kurang lebih ada 12 titik, termasuk di Mal Pelayanan Publik dan MCC,” paparnya.

Terdapat ribuan buku kategori umum dan anak serta beberapa kategori lainnya yang dapat diakses dalam ‘Titik Baca’ secara gratis.

Lebih lanjut, Yayuk mengatakan dengan adanya ‘Titik Baca’ akan mempermudah untuk meningkatkan minat baca di Kota Malang.

“Selama ini kan mungkin orang-orang berpikir malas untuk ke perpustakaan karena jauh. Jam sekian juga belum buka. Tapi kalau Titik Baca ini, jam berapapun dia bisa diakses. Siapapun bisa mengakses asalkan mempunyai smartphone,” pungkasnya.

(ptu)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com