Mojokerto, Blok-a.com – Menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa (16/6/2026), kondisi harga dan pasokan bahan pokok di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, terpantau stabil. Aktivitas perdagangan di pasar tradisional terbesar di Kota Onde-Onde itu berlangsung normal tanpa adanya lonjakan permintaan maupun kenaikan harga yang signifikan, terutama untuk komoditas beras dan minyak goreng.
Pantauan di sejumlah toko kelontong di Pasar Tanjung menunjukkan stok bahan pokok masih tersedia dengan cukup. Para pedagang juga mengaku belum mengalami peningkatan pembelian yang dapat memicu kelangkaan barang di pasaran.
Salah seorang pedagang, Alifiyah Nafa Ida, mengatakan stok beras dan minyak goreng di tokonya masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Kebetulan kami menjual berbagai macam produk minyak goreng dan beras. Untuk stok MinyaKita dan beras SPHP di toko kami masih ada,” ujar pemilik Toko Aliyah, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, selama ini pasokan dari Perum BULOG tidak mengalami kendala. Sistem distribusi juga dinilai lebih mudah karena dilakukan melalui koordinasi dalam grup khusus antara pedagang dan BULOG.
“Baik permintaan order maupun jumlah order bisa dipesan lewat grup. Saya melayani pembeli sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Untuk MinyaKita maksimal dua kemasan per pembeli. Kadang ada yang ingin membeli banyak, kami tolak karena batas maksimalnya hanya dua kemasan dengan harga Rp15.700 per liter,” katanya.
Di sisi lain, Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto terus memperkuat upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan melalui penyaluran minyak goreng MinyaKita dan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Pasar Tanjung Anyar. Pasar tersebut merupakan salah satu pasar yang masuk dalam jaringan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Beberapa hari sebelumnya, BULOG telah mendistribusikan MinyaKita dan beras SPHP kepada tujuh toko pengecer yang telah terdaftar. Setiap toko mendapatkan alokasi sebanyak 600 liter MinyaKita dan 2.000 kilogram beras SPHP.
Program distribusi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan minyak goreng dan beras dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Pemimpin Cabang BULOG Mojokerto, Muhammad Husin, mengatakan penyaluran tersebut merupakan langkah konkret untuk memastikan pasokan minyak goreng dan beras tersedia hingga tingkat pengecer sehingga dapat diakses langsung oleh masyarakat.
“Melalui penyaluran MinyaKita dan Beras SPHP di Pasar Tanjung ini, BULOG berupaya memastikan masyarakat dapat memperoleh beras dan minyak goreng dengan mudah dan harga sesuai ketentuan pemerintah. Kami juga terus berkoordinasi dengan para pengecer agar distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurut Husin, selain menjamin ketersediaan barang, distribusi tersebut juga bertujuan untuk menekan potensi kenaikan harga minyak goreng dan beras di pasar tradisional.
Kehadiran tambahan pasokan dari BULOG pun mendapat respons positif dari para pedagang. Mereka menilai distribusi rutin tersebut membantu menjaga ketersediaan stok di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan.
Dengan pasokan yang terjaga, para pedagang dapat melayani konsumen secara optimal sekaligus mendukung stabilitas harga pangan di pasar.
Muhammad Husin menegaskan, distribusi beras SPHP dan MinyaKita merupakan bagian dari komitmen BULOG dalam mendukung program pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
“BULOG secara rutin mendistribusikan beras SPHP dan MinyaKita ke pasar sebagai langkah nyata menjaga ketersediaan stok. Selain itu, tim kami secara berkala melakukan monitoring ke pedagang untuk memastikan ketersediaan stok beras SPHP dan MinyaKita di masing-masing toko. Langkah ini penting agar distribusi yang dilakukan benar-benar sampai ke masyarakat dan dapat membantu menjaga stabilitas harga di pasar,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah. Karena itu, distribusi MinyaKita diprioritaskan ke pasar-pasar rakyat yang terdaftar dalam sistem SP2KP agar penyalurannya lebih terpantau dan tepat sasaran.
Ke depan, BULOG Mojokerto akan terus melakukan pemantauan serta distribusi berbagai komoditas pangan strategis, termasuk MinyaKita dan beras SPHP, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga pangan di wilayah Mojokerto serta sekitarnya tetap stabil menjelang Tahun Baru Islam maupun pada periode-periode berikutnya. (Sya)










Balas