Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang, Sutiaji Melaksanakan Pengukuhan Paskibraka Kota Malang yang dilaksanakan di Ruang Sidang Balaikota Malang, pada Senin (15/07/2022) malam.
Pengukuhan Paskibraka Kota Malang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh peserta upacara pengukuhan.
Setelahnya, Sutiaji sebagai pembina upacara pengukuhan memimpin proses mengheningkan cipta. Acara selanjutnya pembacaan Ikrar Putera Indonesia yang diikuti oleh seluruh Paskibraka dengan khidmat.
Dalam sambutannya, Sutiaji tak henti hentinya menyampaikan pesan kepada Paskibraka Kota Malang, dalam tugas mengibarkan bendera sangsaka merah putih pihaknya berharap tidak hanya sebagai simbol akan tetapi harus terbentuk dan menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini pada diri Paskibraka.
“Sehingga anak anak tidak hanya sekedar mengibarkan bendera lalu selesai, tapi yang dikuatkan adalah bagaimana jiwa nasionalime yang tertanam pada diri anak anak,” ucapnya
Setelah dilakukan pengukuhan, akan ada prosesi asrama selama 2 hari sejak tanggal 15 Agustus 2022 hingga 17 Agustus 2022 yang bertempat di Lanal TNI-AL Malang.
“Panduan dari paskibraka dari tingkat kota hingga pusat setelah dikukuhkan tidak poleh pulang, akan ada asrama yang berempat di Lanal dalam pelaksanaanya akan ditanamkan nilai nilai juang dan jiwa nasionalismenya di dalamnya,” jelasnya.
Sutiaji juga berpesan untuk seluruh Masyarakat Kota Malang agar tetap menjaga kemerdekaan Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan jasa para pahlawan.
“Hanya sekedar mengibarkan bendera saja kadang susah, padahal dia menikmati hari ini karna adanya perjuangan luar biasa pada masa lalu,” lanjutnya.
Tak henti hentinya Sutiaji menyuarakan kemerdekaan Indonesia ini dengan menanamkan jiwa nasionalisme nilai 45 agar tidak ada perpecahan hanya untuk kepentingan kepentingan sesaat.
“Bumi pertiwi luar biasa itu yang perlu kita syukuri, apalagi berkibarnya merah putih itu di dada, jiwa jiwa merah semangat untuk mendorong bagaimana menjiwai yang di dalam diri kita adalah putih,” tutup Sutiaji dengan meneteskan air mata.
(mg2/bob)










Balas
Lihat komentar