MALANG – Penambahan kasus harian positif covid-19 Kota Malang turun terus sejak seminggu kemarin. Tambahan kasus baru tak pernah lebih dari 5 kasus. Sementara itu, tingkat kesembuhan kasus positif tunjukkan progress yang bagus.
Hal ini menjadikan Kota Malang kembali turun ke zona oranye per Kamis (1/9). Padahal sebelumnya, Kota Malang konsisten di zona merah beberapa waktu belakang.
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengatakan belum puas dengan hasil ini. Dia mau masyarakat tak cepat puas dan terus patuhi protokol kesehatan.
“Perlu diketahui, kita (Kota Malang) ini tadi sudah masuk ke zona oranye. Tapi itu harus ditingkatkan terus supaya kita masuk ke zona kuning dan hijau,” tegasnya Kamis (1/10).
Zona oranye artinya Kota Malang masuk wilayah dengan status zona beresiko sedang covid-19. “Sekarang ini kita hadapi pandemi, jadi harus ditingkatkan terus disiplinnya, jangan cepat puas,” tambah pria berkacamata itu.
Dari data Tim Satgas Covid-19 Kota Malang terbaru, jumlah kasus positif covid-19 di Kota Malang sebanyak 1.780 kasus. “Rinciannya 1.495 orang sembuh, 115 dalam pemantauan dan 170 orang meninggal dunia,” ujar Nur Widianto, Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Kota Malang.
Sementara itu, untuk menekan angka penyebaran Covid-19, Dinas Kesehatan Kota Malang terus galakkan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) lewat 3M ke masyarakat: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Gerakan ini rajin disosialisasikan semua UPT Puskesmas yang masuk wilayah kerja Dinkes Kota Malang.










Balas