Kota Malang, blok-a.com – Sebanyak 20 pasien di Kota Malang terkonfirmasi positif influenza sepanjang pemantauan hingga pekan ke-36 tahun 2026. Dari jumlah tersebut, Influenza A(H3N2) menjadi jenis yang paling banyak ditemukan.
Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mencatat, temuan itu berasal dari pemeriksaan terhadap 59 pasien yang masuk dalam pemantauan Influenza-Like Illness (ILI).
Dari 59 pasien tersebut, 39 orang dinyatakan negatif influenza. Sementara 20 pasien lainnya terkonfirmasi positif.
Rinciannya, 12 pasien positif Influenza A(H3N2), tujuh pasien terinfeksi Influenza A(H1N1) pdm09, dan satu pasien positif Influenza B (Victoria).
Dengan demikian, Influenza A(H3N2) menyumbang 60 persen dari seluruh kasus positif yang ditemukan. Kemudian A(H1N1) pdm09 sebanyak 35 persen dan Influenza B (Victoria) sebesar 5 persen.
Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pemantauan gejala influenza dilakukan melalui 16 puskesmas di Kota Malang.
Namun, pemeriksaan dan pengambilan sampel untuk layanan sentinel ILI dilakukan di Puskesmas Dinoyo.
“Sentinel kita pemeriksaannya ada di Puskesmas Dinoyo untuk pengambilan sampelnya,” ujar Husnul, Sabtu (19/9/2026).
Pasien yang datang ke puskesmas lain dengan gejala yang mengarah pada influenza dapat dirujuk ke Puskesmas Dinoyo. Selanjutnya, pasien yang memenuhi indikasi akan menjalani pengambilan sampel untuk pemeriksaan.
Sampel tersebut kemudian dikirim ke BBTKL Surabaya sebelum diteruskan ke pusat. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui jenis atau subtype virus yang menginfeksi pasien.
Husnul menjelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan jenis influenza yang diderita pasien. Sebab, gejala flu yang dialami masyarakat tidak bisa langsung menjadi dasar untuk menyebut seseorang terinfeksi Influenza A maupun subtype tertentu.
Untuk pasien yang dinyatakan positif, penanganan dilakukan sesuai prosedur di Puskesmas Dinoyo. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke rumah sakit.
“Penanganan sesuai protap di Puskesmas Dinoyo. Bila ada indikasi bisa dirujuk ke rumah sakit,” tegasnya.
Dinkes Kota Malang pun masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus tersebut. Temuan 20 kasus positif hingga pekan ke-36 belum bisa dijadikan gambaran bahwa seluruh kasus dengan gejala flu di masyarakat merupakan infeksi influenza.
Kepastian jenis virus tetap memerlukan pemeriksaan laboratorium.









