Mahasiswa gelar aksi tolak UU Ciptaker di depan Balai Kota Malang, SenIn (3/3/2023)

Viral, Petinggi UB Ancam Mahasiswa yang Gelar Aksi dengan Pencopotan Jabatan di BEM

blok-a.com Viral di media sosial, terdapat postingan yang diduga dari salah satu mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang sebut kebebasan akademik terancam, hal itu berkaitan dengan aksi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang digelar di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Senin (3/04) kemarin.

Postingan berisikan narasi panjang itu di unggah oleh akun Instagram @rb.adinegoro dan di unggah ulang oleh akun Twitter @ubsansfess pada Senin (3/04) sekitar pukul 10.20 WIB.

“braw! Pagi2 udh disuruh tutup mulut cuaks,” tulis caption pada unggahan postingan @ubsansfess.

Narasi pada postingan itu menyebutkan bahwa pada hari Jumat lalu, dirinya sempat mendapat tekanan dari salah satu oknum pejabat tinggi kampus terkait adanya larangan aksi yang rencananya akan dilakukan pada Senin (3/04) kemarin.

“Mario (sebutan oknum) menyatakan keberatan dengan aksi aksi yang dilakukan oleh @em_ubofficial dan @amarahbrawijaya,” tulis dalam potongan narasi yang di tulis oleh akun Instagram @rb.adinegoro.

Bahkan, dalam narasi tersebut juga mengatakan bahwa oknum juga tidak menghendaki adanya aksi apapun selama masa kepemimpianannya, baik di dalam maupun di luar kampus.

Tak berhenti di situ, dalam narasi yang sama juga mengatakan bahwa oknum penunjukkan beberapa gambar mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi dan menyatat nama nama tertentu.

Diakatan @rb.adinegoro, dirinya pun tidak mengetahui apa maksut dan tujuan oknum tersebut. Yang pasti, dirinya sudah menyimpan segala bukti bukti yang telah di tuliskan untuk melawan.

“Narasi narasi ancaman pun dilontarkan diantaranya pembekuan program EM UB dan secara implisit menghendaki pencopotan jabatan Presiden dan Wakil Presiden EM UB, kami tidak akan berbicara tanpa bukti, semua kami simpan untuk melawan!,” tegasnya dalam potongan narasi tersebut.

Dalam narasi penolakan itu juga di lengkapi dengan hastage #kampusmakinrepresif, selanjutnya postingan tersebut kemudian viral di medsos dan menuai banyak komentar warga Twitter.

“Bukannya juga ada hubungannya sama yg pemukulan kemarin ya? I mean kalo mau dibekuin sama dicopot sambil ngeliat track record kemarin dipanggil dpm karena pemukulan ya nggak kaget2 banget,” tulis akun @EwaldoKhal***

“Pasti bapack Rektorat yang itu 🤣,” tulis akun @KucingnyaHil***

“UB = Universitas Bertapa,” tulis akun @jarangdiba*** (ptu/bob)