Viral Cabai Jadi-jadian di Banyumas, Stok di Pasar Kabupaten Malang Aman Guys!

Petani Cabai
Petani Cabai - Foto: Bob Bimantara Leander

KABUPATEN MALANG – Beberapa hari yang lalu viral cabai rawit hijau di Banyumas ternyata diwarnai dengan pewarna merah. Tujuannya untuk meningkatkan harga jual cabai tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto langsung menyidak sejumlah pasar dan meminta laporan seluruh kepala pasar di Kabupaten Malang. Hasilnya, tidak ditemukan cabai rawit merah jadi-jadian itu.

“Alhamdulilah tidak ada ditemukan dan sudah kami laporkan ke Pemprov Jatim (Pemerintah Provinsi Jawa Timur). Tapi nanti kalau ada (ditemukan cabai yang diberi pewarna) kami harap masyarakat atau media, langsung laporan biar nanti kami tangani,” kata Agung ke Blok-A, Minggu (3/1).

Agung juga menjelaskan, berdasarkan pantauannya, tidak adanya temuan tersebut karena daerah Kabupaten Malang stok cabai rawitnya cukup aman.

Alhasil membuat harga cabai rawit tidak melambung tinggi seperti di pasar-pasar daerah lain seperti Banyumas.

“Kan kawasan di Kabupaten Malang ini kawasan holtikultura. Jadi banyak stoknya dan harganya relatif aman, yakni di kisaran Rp 45 ribu per kilogramnya dari harga sebelumnya sekitar Rp 40 ribu,” tutur ia.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Redaktur Pelaksana sekaligus Jurnalis Blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya