Blok-a.com – Puasa merupakan salah satu ibadah utama dalam agama Islam yang dilakukan selama bulan Ramadan. Selama bulan suci ini, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan perilaku negatif lainnya dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Namun, ada beberapa hal yang bisa mengurangi pahala puasa, bahkan menyebabkan kehilangan sebagian atau seluruh keutamaannya.
Lalu, saja hal yang dapat mengurangi pahala puasa? Berikut penjelasan menurut Ustadz Adi Hidayat.
Dalam sebuah kajian, Ustadz Adi Hidayat atau yang biasa dikenal UAH menjelaskan ada dua jenis yang bisa mempengaruhi pahala puasa. Dua jenis tersebut adalah hal yang langsung membatalkan puasa dan hal yang hanya mengurangi pahala puasa.
“Dari keterangan-keterangan Nabi SAW, ada dua jenis yang bisa mempengaruhi pahala puasa. Hal pertama, yang langsung menggugurkan nilai puasanya, seperti makan, minum, berhubungan suami istri saat siang hari,” kata Ustadz Adi Hidayat menjawab pertanyaan dari seorang jamaah.
“Hal kedua, ini yang jarang diantisipasi yakni hal yang merusak pahala puasa. Batal sih engga, cuman pahalanya rusak,” sambungnya.
Beberapa hal yang dapat mengurangi pahala puasa itu diantaranya adalah berkata kotor, berbuat yang tidak pantas, mencela, berselisih, dan berdusta atau mengatakan yang tidak benar untuk menyesatkan.
“Nabi SAW mengatakan jangan berkata-kata kotor, karena puasa itu perisai dari hal-hal yang tidak baik. Kemudian jangan berbuat yang tidak pantas hingga menimbulkan perasangka buruk dari orang lain,” beber Ustadz Adi Hidayat.
“Maka jika ada orang yang mencela, berselisih, dusta, tidak sekaligus membatalkan puasa namun mengurangi pahalanya,” lanjutnya. (hen)









