blok-A.com – Tradisi pernikahan merupakan suatu hal yang wajib dilakukan, mengingat pernikahan bukanlah suatu acara yang sembarangan. Biasanya tradisi tersebut menyesuaikan dengan daerah atau adat istiadat masing-masing.
Apalagi Indonesia adalah negara yang begitu kaya akan budaya dan tradisi termasuk dalam ritual pernikahan. Hal tersebut dikarenakan Indonesia memiliki banyak ras dan suku sehingga banyak pula tradisi pernikahan yang unik dan menarik.
Ternyata tak hanya Indonesia saja yang memiliki tradisi unik, beberapa negara juga memiliki tradisi pernikahan yang aneh akan tetapi memiliki filosofi yang cukup dalam.
Negara apa sajakah itu? Dilansir bloka.com dari berbagai sumber, berikut deretan negara yang memiliki tradisi pernikahan teraneh sedunia.
- Tadisi menggemukkan pengantin wanita (Mauritania)

Lain halnya dengan pengantin lain yang ingin menurunkan berat badan demi mencapai body goals, pengantin di Mauritania justru harus menggemukkan badan sebelum pernikahan.
Hal tersebut dikarenakan, wanita gemuk dipandang sebagai tanda kekayaan dan keberuntungan. Oleh karena itu para wanita sejak usia 13 tahun sudah dipaksa untuk makan dengan porsi yang banyak.
Jika terdapat wanita yang menolak untuk gemuk, maka mereka akan disakiti hingga merasa kesakitan agar mau melanjutkan makan. Lebih parah lagi, para wanita ini juga diberi suplemen penggemuk hewan agar dapat gemuk dengan cepat.
- Tradisi menikah dengan pohon (India)

Tradisi aneh yang melibatkan pernikahan dengan pohon ini terjadi di India. Pengantin wanita dikatakan terkutuk jika keinginan untuk menikahnya lebih besar dibandingkan pria. Untuk menghilangkan kutukan tersebut, pengantin wanita harus menikah dulu dengan pohon.
Jika ritual tersebut telah dilaksanakan, konon katanya kutukan dari pengantin wanita akan lenyap lalu bisa menjalankan pernikahan dengan calon suami yang diinginkan dan akan hidup bahagia tanpa masalah.
- Pembusukkan dan Diarak (Skotlandia)

Tradisi pernikahan di Skotlandia ini tergolong cukup menjijikkan. Bagaimana tidak, para pengantin yang akan melangsungkan pernikahan akan dilumuri dengan cairan atau kotoran di seluruh badan.
Tak berhenti sampai situ, setelah dilumuri oleh kotoran, pengantin ini akan diarak bersama-sama mengelilingi kota dan ditunjukkan kepada seluruh orang di kota tersebut.
Tradisi ini dilakukan dengan tujuan, jika pengantin dapat menahan rasa malu saat diarak, maka kelak rumah tangganya juga akan bertahan meskipun diterpa berbagai masalah.
- Tradisi meludahi mempelai perempuan (Kenya)

Tradisi meludahi mempelai wanita ini dilakukan oleh suku Maasai di Kenya. Proses peludahan tersebut dilakukan langsung oleh ayah dari pengantin wanita. Biasanya sang ayah akan meludahi kepala dan payudara anaknya.
Tradisi ini dianggap melambangkan keberuntungan dan mendatangkan hal baik bagi mempelai perempuan dan laki-laki. Tak hanya dilakukan untuk proses pernikahan, namun ritual ini juga dilakukan untuk bayi yang baru lahir agar kelak hidupnya dijauhkan dari nasib buruk. (mg2/bob)








Balas
Lihat komentar