Tokoh Agama Sudah Divaksinasi, Pemkot Izinkan Gelaran Salat Tarawih Berjamaah

Ilustrasi salat berjamaah
Ilustrasi salat berjamaah - Foto: ist

KOTA BATU – Bulan suci Ramadhan 1442 H tinggal menghitung hari lagi. Segala persiapan dilakukan untuk menyambut bulan suci ramadhan.

Namun ditengah pandemi covid-19 bagaimana pelaksanaan salat tarawih berjamaah?

Di Kota Batu sendiri pelaksanaan salat tarawih berjamaah telah diijinkan dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan yang ada. Nantinya pembatasan jemaah dan jaga jarak selama pelaksanaan salat tarawih juga akan tetap diberlakukan.

Meskipun begitu dari catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, sebanyak 190 orang dari tokoh agama di Kota Batu telah menjalani vaksinisasi. Tercatat di Kota Batu terdapat sebanyak 431 tokoh agama.

190 orang tersebut, diantaranya dari Kemenag 10 orang, guru mengaji 50 orang, pengurus pondok pesantren 20 orang, tokoh NU 50 orang, tokoh Muhammadiyah 30 orang, dan takmir masjid 30 orang.

“Kami sudah mengimbau kepada tokoh agama dalam penerapan salat tarawih berjamaah harus tetap menggunakan protap kesehatan yang berlaku. Ibadah jalan tapi protokol kesehatan juga harus jalan,” ujar Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susana Indahwati, Senin (5/4).

Sementara itu Kemenag Kota Batu Nawawi menambahkan, tidak ada pelarangan dari Pemkot untuk melakukan salat tarawih. Dan juga Pemkot Batu diharapkan untuk segera memfasilitasi vaksin terhadap para tokoh agama yang belum mendapatkan vaksin.

“Bagi imam yang belum divaksin diharapkan agar tetap harus dengan protap kesehatan, yakni dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Kemudian, kepada para tokoh agama untuk tidak takut divaksin ketika berada di tengah ibadah puasa mengingat fatwa dari MUI bahwa vaksin tersebut tidak membatalkan puasa,” jelasnya.

Sebagai informasi, alokasi vaksin di Kota Bat saat ini telah habis terpakai. Pemkot Batu juga telah mengajukan alokasi vaksin pada bulan Maret lalu kepada pemerintah pusat, namun hingga kini masih belum tahu kapan datangnya.

 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com