Sumenep, blok-a.com– Ternyata anak muda dan masyarakat Pulau Paliat cukup energik menyampaikan aspirasi saat kunjungan Bupati Sumenep ke Pulau Paliat. Dalam safari kepulauan, di forum jumpa bupati dengan masyarakat Paliat menyodorkan 14 poin tuntutan yang disampaikan dalam forum itu.
Ketua Komunitas Peduli Paliat (KPP) Halilullah Mazkur Hakim, menyampaikan 14 poin aspirasinya. Diantaranya meminta Bupati Achmad Fauzi untuk mengikutsertakan tim audit keuangan DD/ADD sejak tahun pertama anggaran hingga saat ini.
“Meminta Bupati menyaksikan langsung pembangunan infrastruktur yang dibangun menggunakan dana pemerintah daerah maupun DD/ADD karena sudah banyak yang rusak. Juga meminta membangun balai desa sebagai pusat pelayanan masyarakat karena selama tak ada balai desanya,” katanya.
Selanjutnya, Halil mendesak bupati membuka lapangan kerja dan menggalakkan pemberdayaan masyarakat berdasarkan kearifan lokal. Juga menindak penambang batu karang lautan oknum nelayan yang menangkap ikan menggunakan potasium dan bahan peledak.
“Bahkan menuntut bupati menindaklanjuti terkait program CSR dari PT KEI karena diduga disalahgunakan untuk memenuhi janji politik san bagi-bagi di kalangan keluarga,” ujar Halil.
Usai menyampaikan sejumlah tuntutannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi merespon baik sejumlah tuntutan KPP itu. Sehingga bersama rombongan dengan melibatkan OPD terkait untuk memastikan kondisi di lapangan. (aldo)










Balas