Kota Malang, blok-a.com — Seorang pengusaha salah satu kafe di Jalan Basuki Rachmat atau Kayutangan mengaku tidak ada dampak negatif atas uji coba satu arah.
Irawan, pemilik Soma Coffee, mengatakan bahwa kafe-nya saat ini tidak terkena dampak negatif seperti penurunan omset selama uji coba satu arah berlangsung.
“Saya belum melihat bahwa ini menjdi berpengaruh. Sampai hari ini kondisi orang jualan yang lain juga kayanya masih sama,” ujarnya pada wartawan blok-a.com, Jumat (24/2/2023).
Soma Coffee yang saat ini berdiri di Kayutangan, tepatnya di tepi Jalan Basuki Rachmat, merupakan salah satu cabang dari Soma Coffee yang ada di Jakarta. Irawan mengatakan bahwa cafenya tersebut berfokus pada kopi dan makanan ringan.

“Kalau Soma sendiri memang fokusnya di kopi dan makanan ringan, kue-kue kecil gitu, tidak ada makanan berat,” jelasnya.
Saat ditanyai terkait penolakan satu arah ia mengaku tidak pernah mengikuti aksi penolakan tersebut, bahkan dari teman-temannya sendiri pun Irawan tidak pernah mendengar adanya penolakan.
“Teman-teman pengusaha sini juga nggak ada yang mengeluh. Saya nggak pernah dengar mereka ngobrolin satu arah sih dari kemarin itu,” jelas Irawan.

Irawan juga mengatakan bahwa untuk parkiran masih sama seperti biasanya, sehingga tidak membuat pelanggannya menjadi kesulitan mencari tempat parkir.
“Kalau parkirnya sama saja, nggak ada perubahan apa-apa jadi pelanggan juga nggak terdampak,” tuturnya.
Sebagai pengguna jalan, Irawan juga merasa bahwa sistem satu arah sangat membuatnya nyaman. Menurutnya, ia lebih suka jalan memutar tapi lancar daripada jalan pendek tapi macet.
“Sebagai pengguna jalan sih saya merasa nyaman. Tidak macet, banyak jalanan lancar. Ya memang lebih memutar sedikit tapi mending begitu sih soalnya daripada jalan pendek tapi macet,” pungkasnya. (len)










Balas