Pelatihan Olahan Gyoza, Ciptakan UMKM Baru Makanan Sehat di Sidoarjo

Pelatihan Olahan Gyoza, Ciptakan UMKM Baru Makanan Sehat di Sidoarjo
Pelatihan Olahan Gyoza, Ciptakan UMKM Baru Makanan Sehat di Sidoarjo

Sidoarjo,Blok-a.com – Dalam upaya mendorong peningkatan gizi keluarga dan pemberdayaan UMKM di masyarakat, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangperta) Sidoarjo bersama komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo menggelar Pelatihan Olahan Peternakan Gyoza, di Kantor Kecamatan Krian, Sabtu (22/11/2025).

Kegiatan usulan dari komisi B DPRD kabupaten Sidoarjo tersebut, diikuti sekitar 50 peserta dari tiga kecamatan, yakni peserta dari Kecamatan Krian, Balongbendo dan Tarik.

Dalam penjelasannya, Kepal bidang Pengembangan Konsumsi dan Keamanan Pangan dari Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangperta) kabupaten Sidoarjo, drh Nuning Sri Pujiastuti, mengatakan bahwa selain memberikan pelatihan olahan makanan kaya gizi Gyoza, sasaran lain yang ingin dicapai adalah menciptakan UMKM baru di masyarakat.

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan olahan makanan Gyoza kepada warga Krian dan sekitarnya. Diharapkan melalui pelatihan ini, ibu-ibu dapat membuat olahan Gyoza sendiri untuk dikonsumsi di lingkungan keluarga. Karena Gyoza kaya protein dan gizi. Sehingga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak,” jelasnya.

Ditambahkannya, Selain untuk meningkatkan nilai gizi bagi keluarga, makanan Gyoza dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan ekonomi keluarga.
“Artinya ibu-ibu bisa memanfaatkan olahan Gyoza untuk dipasarkan secara umum. Dimana tujuan akhirnya dapat menciptakan UMKM baru dari hasil olahan Gyoza, guna peningkatan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.

 

Sementara itu, wakil ketua komisi B DPRD kabupaten Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, mengharapkan bahwa pelatihan ini tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada aspek bisnis seperti pemasaran. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memulai usaha mandiri dan berkontribusi pada perekonomian daerah.

“Harapan kami para peserta pelatihan dapat menjadi ujung tombak dalam pengembangan UMKM makanan olahan daging di Kabupaten Sidoarjo. Tentunya dengan kualitas produk yang baik dan didukung oleh pemasaran yang efektif dengan cakupan pasar yang lebih luas,” harapnya.

Sedangkan bagi teman-teman UMKM kita arahkan untuk melakukan diversifikasi modal. Tujuannya ialah meningkatkan penjualan dan peningkatan keuntungan. Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menciptakan UMKM baru di Sidoarjo,” ujar Kusumo. (fah/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com