Sidoarjo, blok-a.com – Pemerintah (Pemkab) Sidoarjo mulai menerapkan sistem parkir non tunai menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di lima titik parkir di kawasan Alun-Alun Sidoarjo.
Empat titik diantara yang mengelilingi Alun-alun Sidoarjo, sedangkan satu titik lain di depan SDN Pucang 3 Sidoarjo.
Dalam penerapannya, seluruh lokasi parkir tersebut telah dilengkapi sistem pembayaran digital untuk mendukung transaksi yang cepat dan tercatat. Langkah dilakukan guna meningkatkan pelayanan publik yang mudah, transparan, dan tertib.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, menegaskan bahwa penerapan sistem ini sekaligus untuk menekan praktik parkir liar serta memberikan kepastian tarif parkir kepada masyarakat. Dengan sistem QRIS, seluruh transaksi parkir akan tercatat secara digital, sehingga lebih transparan dan akuntabel.
“Pembayaran parkir kini lebih mudah, transparan, dan tercatat. Ini bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik,” ujar Kepala dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki, Kamis (5/2/2026).
Dikatakannya, untuk tarif resmi parkir tepi jalan umum di depan SDN Pucang 3 Sidoarjo, masyarakat pengguna layanan parkir dikenakan biaya Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp4.000 untuk mobil.
Tarif parkir tersebut khusus saat acara Car Free Day saja. Sedangkan pada hari biasa, tanpa dipungut biaya atau gratis.
Sedangkan pada empat titik parkir khusus di sekitar Alun-Alun Sidoarjo, besaran tarif ditetapkan Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil, yang
berlaku setiap hari maupun saat CFD,” jelasnya.
Selain lima titik parkir non tunai, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan sejumlah lokasi parkir di beberapa lokasi strategis. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan dan kemacetan lalu lintas, khususnya saat pelaksanaan Car Free Day setiap hari Minggu.
Untuk sementara, pembayaran parkir dilokasi tersebut masih dilakukan secara manual atau tunai. Kawasan parkir yang disediakan oleh Pemkab Sidoarjo terbagi menjadi dua, yakni area parkir umum atau pengunjung serta parkir pedagang.
Budi Basuki menambahka, khusus untuk area parkir bagi para pengunjung, dari arah utara berada di depan Mitra 10, Bank BNI, dan Depan Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo. Sedangkan dari arah barat yakni belakang lapas, depan Kantor Perumda Delta Tirta, dan Wisma Atlet. Sementara dari arah Selatan, ada di Jalan Dr. Cipto, Jalan Teuku Umar, Jalan Gajahmada, Depan Ciplaz, dan Hotel Delta Sinar Mayang. Dan bagi pengunjung dari arah timur, ada di Polsek Sidoarjo, Kantor Inspektorat, Kantor Disperindag, Kantor Aneka Usaha, Warkop KTT, SMP Negeri 5, hingga depan soto Nuryan,” terangnya.
Selanjutnya untuk kantong parkir pedagang berada di area Bank Danamon, Dunkin
Donut, PUCKTR, Café Alas Kuto, Bank BRI, Pelataran Ruko Erha, Kantor Kodim lama, Dispora, Depan Kejaksaan Negeri Sidoarjo dan Tanah Kosong depan Dispora.
“Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan titik parkir resmi dan kantong parkir yang telah disediakan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Hal tersebut demi kenyamanan
bersama saat menikmati suasana CFD di Alun-Alun Sidoarjo,” pesannya. (fah/bob)










Balas