Sering Terlihat Menyendiri Dekat Sungai, ODGJ Ditemukan Tewas Mengapung di DAM Jabung

Proses evakuasi mayat yang ditemukan mengapung di DAM Sungai Dusun Konang, Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang pada Senin (17/04/2023) (Sumber : Kapolsek Jabung for Blok-a.com)
Proses evakuasi mayat yang ditemukan mengapung di DAM Sungai Dusun Konang, Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang pada Senin (17/04/2023) (Sumber : Kapolsek Jabung for Blok-a.com)

Kabupaten Malang, blok-a.comDitemukan jasad mengapung di DAM sungai wilayah Dusun Konang, Desa Sidorejo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Korban diketahui bernama Solikin (60) warga Dusun Sutomo, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Kapolsek Jabung, AKP Kusminar menerangkan, awal mula ditemukannya jasad tersebut dari laporan warga sekitar, pada Senin (17/04/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

Penemuan jasad Solikin bermula saat salah satu warga sekitar, Siti Mas’amah (47) sedang menuju sungai sekitar pukul 05.30 WIB. Ia melihat sesosok tubuh manusia dengan posisi telungkup di pojok DAM pembagi saluran irigasi.

“Melihat tubuh manusia, Siti berteriak meminta bantuan kepada warga setempat untuk memastikan bahwa benar itu adalah sesosok mayat,” terang Kusminar saat dikonfirmasi Blok-a.com, Senin (17/04/2023).

Selanjutnya, warga memastikan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Atas kejadian tersebut warga bergegas untuk melaporkan peristiwa itu ke perangkat Desa Sidorejo.

Setelah dilakukan pemeriksaan, mayat tersebut dipastikan bukan merupakan warga desa setempat. Sehingga pihak desa melakukan laporan lanjutan kepada Polsek Jabung guna proses lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Jabung langsung melakukan pemeriksaan dengan membawa jasad tanpa identitas itu ke RSSA Kota Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui korban yang meninggal bernama Solikin, warga Malang, kelahiran 1 Januari 1960. Beralamatkan di Jalan Dr Sutomo Rt. 018 Rw. 005 Desa Sukopuro Kecamatan Jabung,” bebernya.

Setelah menemukan identitas korban, selanjutnya pihak kepolisian menginformasikan kejadian tersebut ke pihak keluarga.

“Anak korban, Muchamad Alfan dan Sofian Susanto membenarkan bahwa jasad tersebut merupakan ayah kandungnya. Sehingga korban diserahkan kepada keluarga guna dilakukan pemakaman,” ucapnya.

Lebih lanjut, Kusminar mengatakan, dari keterangan anak korban, ayahnya mederita gangguan kejiwaan dan sering terlihat menyendiri di sekitar sungai belakang rumahnya.

“Pihak keluarga korban telah menerima dengan kejadian meninggalnya korban yang diduga karena terpeleset di sungai dan terbawa arus, keluarga juga menolak dilakukan otopsi,” pungkasnya. (ptu/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?