Mulai Bongkar Median Jalan, Kapan Kayutangan Heritage Jadi Satu Arah?

Pekerja proyek Kayutangan Heritage mulai membongkar median jalan
Pekerja proyek Kayutangan Heritage mulai membongkar median jalan - Foto: Bob Bimantara

KOTA MALANG – Median taman di Jalan Basuki Rahmat tampak dibongkar oleh pekerja proyek Kayutangan Heritage. Sejumlah pekerja sibuk membongkar pembatas jalan untuk membedakan dua arah jalur lalu lintas di jalan tersebut.

Supervisi Konsultan Proyek Kayutangan Heritage Alif Riwidya mengatakan, pembongkaran median taman tersebut merupakan proyek Kayutangan Heritage.

“Iya ini sedang dibongkar karena merupakan proyek Kayutangan Heritage,” kata Alif.

Saat disinggung apakah akan dijadikan satu arah di jalan tersebut, Alif menuturkan kebijakan tersebut bukanlah ranahnya.

“Kami hanya membongkar saja dan pembongkaran ini insyallah selesai satu atau dua minggu ke depan. Dan untuk satu arahnya itu tergantung pemerintah (Kota Malang),” tutur dia.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan, Handi Priyanto mengatakan bahwa rencana untuk satu arah itu memang ada. Namun, Handi memastikan, setelah dibongkar penetapan jalan satu arah itu tidak langsung terjadi.

“Memang di KemenPUPR itu proyeknya satu arah. Nah tapi apakah ketika sudah dibongkar langsung satu arah? Itu tidak bisa,” kata Handi.

Alasannya, lanjut Handi, karena untuk menerapkan satu arah butuh rapat forum lalu lintas terlebih dahulu. Selanjutnya, juga akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat.

“Karena jalan ini adalah jalan yang cukup ramai. Jadi tidak bisa langsung diterapkan kami akan rapat forum lalu lintas terlebih dahulu dan sosialisasi. Kira-kira nanti setelah pembongkaran selesai, kami butuh waktu sekitar satu atau dua bulan untuk baru menerapkan,” kata Handi.

Sementara itu forum lalu lintas itu, kata Handi, bertujuan untuk menentukan rekayasa lalu lintas ketika jalur satu arah diterapkan.

“Dan juga arah satu arahnya itu mau ke utara atau sebaliknya juga akan kami rapatkan,” tutup sosok yang baru menjabat sebagai Dispenda Kota Malang.

 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com