MALANG – Suasana demonstrasi menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di depan gedung DPRD Kota Malang, siang ini (8/10) berlangsung ricuh dan tak terkendali. Massa nekat membakar sebuah mobil Patwal Satpol PP yang berada di Jalan Majapahit daerah Balai Kota Malang jelang demonstrasi berakhir.
Kasi Operasi Satpol PP Kota Malang, Anton Viera membenarkan mobil berplat N 1412 AP itu adalah mobil operasional Satpol PP.
“Iya benar itu mobil operasional Satpol PP Kota Malang, yang biasanya digunakan untuk mengawal pak Wali Kota. Merknya CR-V,” ujar Kasi Operasi Satpol PP Kota Malang, Anton Viera, Kamis (8/10).
Tukang Parkir Bank Jatim Kantor Cabang Pemkot Malang Jalan Majapahit Harianto (53) jadi saksi terbakarnya mobil berwarna putih tersebut.
Menurutnya terbakarnya mobil ini diakibatkan oleh oknum mahasiswa yang sedang berdemo. Sekitar pukul 14.00 WIB masa dipukul mundur polisi Polresta Malang Kota.
“Waktu itu mahasiswa pecah, ada yang ke Jalan Majapahit, ada yang ke arah Jalan Pattimura. Di Majapahit ini ada mobil ini di tengah jalan, mereka lalu sempat menaiki di atas mobil ini,” tukasnya.
Selang sejenak, mobil dibalik masa dan dibakar. “Tiba-tiba sudah terbakar kayaknya dibakar bagian dalam dulu baru menyebar,” tambah Harianto.

Sementara itu, dari informasi sementara yang didapat Blok-A, mobil terbakar hanya satu yakni mobil patwal pol PP, namun ada kendaraan lain yang alami pecah kaca akibat lemparan batu maupun rusak di beberapa bagian.
“Mobil terbakar satu, mobil yang kaca peca ada 3. Mobil terbakar CR-V kurang lebih 200 jutaan, mobil kaca pecah kerugian per mobil 10 – 15 jutaan, sumber info dari perlengkapan bagian umum,” tukas Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto.
Air dari water canon disemprotkan untuk memadamkan api mobil yang terbakar. Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran Kota Malang datangi lokasi. Ada empat mobil yang diturunkan. Sementara damkar memadamkan api, personel polisi lainnya masih saling kejar-kejaran dengan masa aksi.
Oknum mahasiswa yang tak punya rasa takut pun bak menantang. Dengan polisi, bahkan terlibat aksi baku hantam yang cukup sengit. Suasana Jalan Tugu Kota Malang yang harusnya cerah, menjadi kelam siang tadi. Asap dari bakaran mobil dan bekas air mata menggelapkan udara kota siang ini.










Balas