Kota Malang, Blok-a.com – Pedagang di Pasar Kebalen yang terletak di kawasan Jalan Zaenal Zakse No.28-38 Jodipan Blimbing, Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang nampak sudah membubarkan diri pada pukul setengah 10 pagi. Para pedagang baik di dalam kios Pasar Kebalen hingga luar jalan nampak sudah menarik diri.
Dengan tertib, para pedatang Pasar Kebalen ini sudah menepi dari Zaenal Zekse Kota Malang. Baik dari sisi kanan dan kiri, dari arah jalan Muharto, dekat perempatan Wizzmie. Semula pada pukul 09.00, masih terdapat beberapa meja pedagang kaki lima yang masih berjualan. Namun, beberapa pedagang mengantre untuk bongkar muat barang dagangan.
Beberapa mobil pikap dan motor mulai lalu lalang, sehingga terjadi kepadatan di sepanjang jalan Zaenal Zakse. Meski demikian, masih ada beberapa pedagang PKL yang tetap berjualan hingga pukul setengah 11.30. Hal itu karena dagangan masih belum terlalu laku.
“Setelah ini diangkat nunggu pelanggan siapa tahu datang,” kata seorang pedagang daging.
Sementara itu, dari sisi dalam bangunan Pasar Kebalen juga tidak ada kesibukan yang berarti. Tidak seramai para pedagang di luar, di dalam bangunan pasar nampak hanya ada segelintir pedagang.
Ada beberapa kios yang nampak tidak seramai pengunjung di luar bangunan pasar. Kemudian, juga terdapat beberapa pekerja yang tengah melakukan pembangunan. Antara lain lantai bagian depan pasar Kebalen, beberapa meja kios berjualan. Kemudian, pembangunan juga terjadi di lantai dua Pasar Kebalen.
Menurut Pengelola Pasar, Sugiayanto, menyebut pedagang di Pasar Kebalen ini kerap menggunakan jalan untuk berdagang.
Para pedagang lebih banyak berjualan di luar pasar.
Terdapat kurang lebih 600 lebih pedagang di luar Pasar Kebalen dan berjualan di tengah jalan. Di dalam bangunan pasar sendiri terdapat 393 kios.
“Tapi di dalam sepi. Yang berjualan orang-orang tua semua. Yang ada pelanggan-pelanggan tetap saja datang kemari. Sehingga pedagang banyak memilih keluar (untuk berjualan),” jelas lelaki berkumis ini.
Untuk jam operasional, pihaknya menegaskan bahwa Pasar Kebalen termasuk jenis pasar pagi. Sehingga jam operasional sejak subuh hingga 09.00 pagi. Maksimal jam 10.30 pedagang sudah mengangkut barang dagangan.
“Sejak dulu di sini masuknya pasar pagi. Jadi orang akan turunkan barang dagangan, siap-siap nah jam 01.00. Nanti jam 04.00 sudah dibuka,” ujar Sugiyanto.
Namun, dia berharap dengan pembangunan pasar ini, banyak pedagang yang bisa berjualan di dalam. Sehingga bisa kembali meramaikan Pasar Kebalen seperti sedia kala.
“Semoga ini pembangunan pasar ini bisa kembali meramaikan pasar Kebalen karena belakangan ini memang sepi, hanya pelanggan lama saja,” kata Sugianto. (wdy/bob)









