Komisi X DPR RI Dorong Pemkot dan Pemkab Malang untuk Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Ketua Kunjungan Kerja Komisi X Muhammad Hassanuddin Wahid ketika diwawancara oleh awak media, pada Rabu (4/10/2023) (foto :Widya Amalia/Blok-A)
Ketua Kunjungan Kerja Komisi X Muhammad Hassanuddin Wahid ketika diwawancara oleh awak media, pada Rabu (4/10/2023) (foto :Widya Amalia/Blok-A)

Kota Malang, Blok-a.com – Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober satu tahun silam masih menjadi perhatian. Banyak pihak yang masih ingin dilakukan pengusutan tuntas soal peristiwa berdarah tersebut. Keinginan untuk usut tuntas Tragedi Kanjuruhan itu juga disampaikan Komisi X DPR RI Muhammad Hassanuddin Wahid.

Dia menjadikan usut tuntas Tragedi Kanjuruhan sebagai salah satu bahasan saat  kunjungan kerja masa reses DPR RI di Kota Malang, pada Kamis (5/10/2023).

Wahid menilai, pihaknya sudah berusaha agar tragedi tersebut bisa menemukan titik terang. Dia mendorong agar Pemerintah Kota dan Kabupaten Malang bisa menstimulasi hal tersebut.

“Kita sudah cukup berusaha untuk dibuka seterang-terangnya sebenderang-benderangnya. Siapapun yang salah harus dihukum seadil-adilnya,” ujar dia.

Menurut Wahid, tindakan itu penting untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat pada dunia sepak bola. Diketahui, memang masyarakat skeptis dengan olahraga sepak bola usai peristiwa tersebut.

Itu penting karena untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat pecinta bola di Indonesia kepada dunia sepak bola itu sendiri,” ujar dia.

Soal keluarga korban, dia meminta kepada pemerintah untuk meninjau kembali soal bantuan. Termasuk nasib keluarga korban usai tragedi itu.

“Perhatian pemerintah kepada keluarga korban dan korban itu yang harus dibantu. Agar korban bisa mendapatkan perhatian dan santunan yang layak dari negara atau pemerintah kabupaten, kota, provinsi,” paparnya.

Sebelumnya, pada tanggal 1 Oktober 2023 silam, para keluarga korban berkumpul untuk menuntut keadilan. Gerakan tersebut diperkeruh dengan oknum terbakarnya lapangan stadion Kanjuruhan. Menanggapi fenomena itu, pihaknya akan melakukan pembahasan soal tragedi kanjuruhan lebih lanjut.

“Nanti kita akan lanjutkan dialog lagi dan kunjungan lapangan,” tandas politikus PKB itu. (mg2/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?