Kisah Setia Anjing Pemburu Biawak di Malang, Duduk di Sungai Berhari-Hari Menunggu Pemiliknya Meski Meninggal

Foto Blackie anjing berwarna hitam yang menunggu Hartono pemiliknya di aliran sungai Desa Arjowinangun Bendungan Karangkates Kabupaten Malang
Foto Blackie anjing berwarna hitam yang menunggu Hartono pemiliknya di aliran sungai Desa Arjowinangun Bendungan Karangkates Kabupaten Malang

Kabupaten Malang, blok-a.com – Ada kisah anjing setia dari peristiwa tenggelam dan meninggalnya pemburu biawak, Hartono di Bendungan Karangkates.

Anjing tersebut menunggu Hartono tiga hari hingga juragannya itu ditemukan meninggal dunia.

Anjing itu bernama, Blackie. Seperti namanya dia berwarna hitam.

Setiap harinya saat berburu Biawak Hartono selalu membawa Blackie.

Blackie biasanya dibuat untuk menangkap dan mengejar biawak dalam perburuan.

Salah satu relawan, Muhammad Ridwan menjelaskan, anjing itu berhari-hari berdiam di aliran sungai Desa Arjowinangun Kecamatan Sumberpucung atau masih di daerah Bendungan Karangkates.

“Jadi ada anjing hitam gitu di sekitar sungai. Anjing itu berdiam dan kalau didekati menggonggong,” jelasnya ke blok-a.com, Selasa (18/7/2023).

Beberapa warga pun penasaran kenapa anjing itu tidak berubah posisi dan berdiam diri di sekitar sungai itu.

Awalnya warga tak mengira bahwa anjing itu adalah peliharaan milik Hartono sang pemburu biawak yang tenggelam di Bendungan Karangkates.

“Ya beberapa relawan akhirnya ya memberi makan gitu akhirnya,” jelasnya.

Sementara anjing itu berdiam diri, pemiliknya sedang dicari di area Bendungan Karangkates. Hartono waktu itu tenggelam saat berburu biawak dengan kedua rekannya pada Minggu (9/7/2023).

Berhari-hari Hartono tidak ketemu. Bahkan saat temannya, yakni Wisma Febriadan yang tenggelam ketemu, jasad Hartono belum ketemu.

Anjing itu pun tetap setia di aliran sungai Desa Arjowinangun. Warga pun penasaran kenapa anjing itu masih di sana.

Anjing itu pun masih betah siang dan malam berdiam diri hujan atau pun terkena terik siang matahari.

Akhirnya, warga tahu siapa anjing itu. Anjing itu tiba-tiba menggonggong saat relawan mengevakuasi jenazah Hartono, pemiliknya di sekitaran sungai area Bendungan Karangkates Desa Arjowinangun itu.

“Anjing itu guk guk guk. Dan mencoba menghampiri ke jenazah yang dievakuasi. Dan dia mengikuti relawan evakuasi jenazah Hartono atau gonyel itu,” jelasnya.

Ridwan dan relawan sebenarnya belum percaya bahwa Blackie itu adalah anjing Hartono. Namun kepercayaan itu muncul setelah keluarga Hartono ke lokasi.

“Dan ternyata anjing itu benar-benar milik Gonyel dan sekarang dibawa ke rumah keluargnya di Kromengan,” jelasnya.

Ridwan juga menjelaskan, posisi anjing itu berdiam berhari-hari adalah posisi awal Hartono dan kedua temannya memburu biawak.

“Ya ini bukti setia anjing dia menunggu pemiliknya di titik awal di aliran sungai Desa Arjowinangun Bendungan Karangkates Malang itu” tutupnya. (bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?