KOTA MALANG – Tahap kedua Vaksin Covid-19 di Kota Malang akan melibatkan pengemudi ojek online (ojol).
Pengemudi ojol tersebut akan dilibatkan dengan personel TNI/Polri.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Sri Winarni mengatakan, saat ini pengemudi ojol sedang dalam proses pendataan.
Alasan melibatkan pengemudi ojol karena selama pandemi Covid-19, mereka selalu kontak langsung dengan banyak orang.
“Ya itu kan masuk di dalam kriteria pelayanan publik. Datanya sekarang di Dinas Perhubungan. Nanti juga ada anggota TNI/Polri dan juga pedagang pasar,” kata Sri.
Terpisah, Plt Kepala Dishub Kota Malang Handi Priyanto mengatakan, saat ini sudah ada 200 lebih driver ojol yang siap didaftarkan sebagai penerima vaksin Covid-19 di Kota Malang.
“Kami juga sudah mengantongi by name by addressnya. Jadi tinggal koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Berapa kuota yang akan disediakan,” kata ia.
Handi juga menjelaskan akan berkoordinasi dengan pihak dua perusahaan ojek online, Grab dan Gojek. Tujuannya untuk mensikronkan data driver online mana yang layak menerima vaksin Covid-19 dan yang tidak.
“Data kesehatannya nanti kami juga akan koordinasi ke Gojek dan Grab. Bagaimana riwayat kesehatan setiap driver,” tutup ia.
Sebagai informasi, rencananya vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Malang akan digelar pada bulan Maret mendatang.
Kabarnya juga akan melibatkan para pewarta pada tahap kedua ini.
Namun hingga kini ketersediaan vial vaksin Covid-19 kedua untuk Kota Malang masih belum diketahui.










Balas
Lihat komentar