Kenalin Ini Seriema, Burung Koleksi Eco Green Park yang Suka Berpasangan Mencari Mangsa

Burung Seriema
Burung Seriema di Eco Green Park. Foto: JTP

KOTA BATU – Mengunjungi Eco Green Park di Jawa Timur Park (JTP) 2 pasti membuat Anda dan keluarga gembira karena melihat banyak burung eksotik dari penjuru dunia, salah satunya yakni burung seriema.

Burung seriema atau burung sekretaris adalah sejenis burung pemangsa berukuran besar yang hidup terestrial. Burung ini merupakan unggas endemik dari Afrika yang sering dijumpai di padang rumput terbuka dan savannah di wilayah sub-Sahara Afrika.

Burung seriema juga ditemukan di berbagai ketinggian, dari dataran pantai sampai dataran tinggi. Seriema tinggal di tempat terbuka, padang rumput dan sabana daripada hutan dan padat semak-semak.

Tidak seperti kebanyakan burung pemangsa, burung seriema berburu mangsanya dengan berjalan kaki. Burung dewasa berburu secara berpasangan dan kadang-kadang secara berkelompok dalam keluarga, menguntit mangsa di habitatnya.

Mangsanya dapat berupa serangga, mamalia mulai dari ukuran tikus sampai kelinci dan musang, kepiting, kadal, ular, kura-kura, anak burung, telur burung, dan kadang-kadang hewan yang mati dibunuh di rumput atau akibat kebakaran semak.

Burung seriema pertama kali besar di penangkaran pada tahun 1986 di Oklahoma City Zoo. Meskipun burung seriema membangun sarang mereka di pohon-pohon di alam liar, burung penangkaran di Oklahoma City Zoo membangun sarang di tanah, meninggalkan telur-telur mereka terbuka untuk dimangsa mamalia lokal liar.

Oleh karena itu, staf kebun binatang mengambil telur dari sarang setiap kali mereka diletakkan untuk dierami dan menetas di lokasi yang lebih aman.

Kini, spesies seriema telah berhasil berkembang biak di penangkaran di seluruh dunia, termasuk di Kebun Binatang San Diego hingga Kebun Binatang Toronto, bahkan di Eco Green Park di Kota Batu, Indonesia.

Di habitat aslinya, burung seriema muda sering dimangsa oleh burung gagak, burung enggang, burung hantu besar hingga burung layang-layang, karena mereka lemah dan tak terlindungi dengan baik di atas pohon-pohon Acacia.

Tidak diketahui ada insiden bahwa mereka dimakan oleh burung dewasa dari spesies yang sama. Populasi, burung sekretaris terutama terancam oleh hilangnya habitat dan deforestasi.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com