Kota Malang, blok-a.com – Jembatan Lembah Dieng yang sebelumnya sempat ditutup kembali setelah dibuka sebentar pada Januari lalu saat ini, Kamis (29/2/2024), sudah resmi dibuka kembali untuk umum.
Jembatan Dieng yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Pisang Candi Kota Malang dan Desa Kalisongo Kabupaten Malang itu juga nampak sudah dilalui berbagai macam kendaraan.
“Sudah rampung ini, sudah resmi dibuka per hari ini dan kendaraan yang diperbolehkan lewat sudah bisa menggunakan jembatan ini,” terang Suprayitno, pegawai Kelurahan Pisang Candi yang memantau lalu Lalang kendaraan di jembatan tersebut.
“Kemarin sempat ditutup karena memang masih penguatan, nah ini Insyaallah sudah kuat untuk bisa dipakai sehari-hari,” tambahnya.
Pada penutupan yang terakhir, jembatan tersebut diperkuat di sisi permukaannya dengan cara dicor, dan pada sisi bawahnya ditambahkan bronjong atau penopang dari batu. Untuk saat ini, karena kedua proses tersebut sudah selesai, jembatan ini sudah dapat dibuka lagi.
Akan tetapi, jembatan yang dibangun sepenuhnya dari dana swadaya dan tenaga masyarakat sekitar itu masih belum disarankan untuk dilewati oleh kendaraan berat dan besar.
Ketua RW 01 Desa Kalisongo yang merangkap pimpinan proyek pembangunan jembatan tersebut, Sutikno, mengatakan bahwa masih ada beberapa pembatasan.
“Ya, mobil-mobil yang berat dan melampau batas tinggi masih belum disarankan untuk lewat. Disarankan untuk lewat Dusun Sumberejo dulu,” katanya.
Alasannya, bronjong jembatan yang baru dibangun tersebut masih belum sempurna seratur persen. Walau sudah melalui proses penguatan berkali-kali, masih ada area sungai yang perlu ditambahi bronjongnya.
“Itu di sebelah barat itu masih ada lubang, lubang air. Kita jaga-jaga saja agar konstruksi jembatan tidakk berubah. Rencananya disitu dibangun bronjong dulu baru kemungkinan kendaraan yang lebih besar bisa diijinkan lewat,” katanya.
Sutikno juga menerangkan, karena jembatan ini masih terhiitung belum serratus persen jadi, pihaknya masih membuka luas kesempatan bagi masyarakat yang ingin memberikan bantuan dana.
“Masih dibuka dan dipersilahkan. Nantinya dana yang masuk akan digunakan untuk penguatan bronjong itu,” tuturnya.









