Ini Poin Lengkap Hasil Audit Kementrian PUPR di Stadion Kanjuruhan

Tragedi Kelam Kanjuruhan Panpel Pintu Gate
Gate 13 Tragedi Kelam Kanjuruhan, Selasa (4/2/2022) (blok-A/Bob Bimantara Leander)

Kabupaten Malang, blok-A.com – Kementrian PUPR telah melakukan audit Stadion Kanjuruhan pasca tragedi yang menewaskan 132 korban.

Audit itu bertujuan untuk mengetahui sisi keamanan dan keselamatan penonton saat menonton di tribune Stadion Kanjuruhan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, hasil auditnya adalah di Stadion Kanjuruhan tidak ada tangga di tribune.

“Pertama tentang tangga-tangga tribune. Tribune ekonomi itu tidak ada tangganya langsung tempat duduku. Naik itu sesak, apalagi turun dalam kondisi panik,” kata dia.

Selain itu, Basuki tidak menemukan adanya pintu darurat di Stadion Kanjuruhan untuk suporter. Dalam kunjungannya ke stadion tersebut, dia melihat memang ada enam pintu besar. Namun itu tidak bisa diakses suporter yang berada di tribune.

“Jadi walaupun pintunya besar bisa diakses mobil, tapi tidak bisa diakses penonton di tribune, Ini juga jadi salah satu penyebab,” imbuhnya.

Basuki melanjutkan beberapa poin hasil audit lainnya diantaranya masalah lampu penerangan. Kemudian juga kondisi kamar kecil yang tidak layak.

“Yang lainnya, penerangannya, kamar kecilnya tidak standart,” jelas Basuki.

Lebih jauh, Menteri PUPR melihat Stadion Kanjuruhan tidak memiliki perimeter selayaknya seperti di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) ataupun stadion lain yang sudah memiliki standar.

“Perimeternya, ini diluar gak ada lagi, penyangganya. Jadi kalau penonton turun dari mobil langsung masuk saja di pintu. Tidak seperti di stadion lain, Manahan misalnya,” tukas Basuki. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com